Segenap pimpinan dan karyawan_20240408_235739_0000

Event Seni Budaya Pelangi di Sumenep Akan Digelar

Media Jatim

MediaJatim.com, Sumenep – Event bertajuk Pelangi di Sumenep, akan segera digelar oleh Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep.

8_20240408_234212_0006
21_20240408_234212_0019
5_20240408_234212_0003
2_20240408_234211_0000
3_20240408_234211_0001
10_20240408_234212_0008
Diskon_20240411_102039_0000

“Kami akan gelar parade seni budaya suku nusantara yang berada di wilayah Kabupaten Sumenep,” tutur Anwar, ketua panitia, Rabu (7/11).

6_20240408_234212_0004
14_20240408_234212_0012
7_20240408_234212_0005
Diskon_20240408_235150_0000
24_20240408_234212_0022
13_20240408_234212_0011

Event kebudayaan ini, akan dilaksanakan tanggal 17 November 2018 di Lapangan Kesenian Sumenep (LKS) Gotong Royong. Kesenian dari 4 suku dan 2 etnis akan ditampilkan. Diantaranya, suku Madura, suku Bugis, suku Bajo, suku Mandar, etnis Arab dan etnis Tionghoa.

“Selama ini suku-suku dan etnis yang berada di wilayah Kabupaten Sumenep tidak pernah tampil bareng dalam acara khusus berupa pertunjukan seni budaya. Event ini sengaja kami gelar untuk mengeksplore keragaman seni budaya sekaligus upaya melestarikannya,” tambahnya.

Selain parade seni budaya, Anwar menambahkan, akan dilakukan pula penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan deklarasi damai antar tokoh dari masing-masing suku dan etnis. Kesepakatan damai ini akan diabadikan menjadi sebuah monumen perdamaian di Sumenep.

9_20240408_234212_0007
20_20240408_234212_0018
15_20240408_234212_0013
17_20240409_074953_0000
16_20240408_234212_0014
Diskon_20240409_180711_0000

“Kabupaten Sumenep dikenal sebagai daerah yang aman dan damai. Masyarakatnya juga santun dan menghargai perbedaan budaya dari suku-suku atau etnis pendatang, sehingga kondisi itu harus dipertahankan. Sebagai langkah awal, kami akan mengabadikan dengan pembuatan monumen. Nanti kami serahkan ke Pemkab Sumenep terkait lokasi monumennya,” lanjut Anwar menjelaskan.

Baca Juga:  Ika Unair Sidoarjo, YAPPIKA ActionAid, dan Filantropi Indonesia Gelar Vaksinasi Menyasar Lansia

Sementara itu, kepala Bappeda Sumenep Yayak Nurwahyudi mengatakan, keragaman suku dan budaya di Kabupaten Sumenep menjadi salah satu nilai tawar dalam upaya peningkatan pembangunan daerah. Sebab kondisi sosial kemasyarakatan yang hidup rukun meski berbeda adat-istiadat, menjadi faktor penting dalam menarik investor.

“Bappeda selalu mendukung setiap kegiatan yang orientasinya demi pembangunan daerah. Upaya pelestarian seni budaya, persatuan antar suku dan etnis, tentu akan sangat membantu pemerintah daerah dalam setiap program pembangunan. Apalagi sejak dulu, suku-suku dan etnis yang telah menetap di Sumenep juga turut serta membangun daerah baik melalui ekonomi maupun sektor yang lain,” tutupnya.

Reporter: Holis
Redaksi: Sulaiman

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sampang_20240410_124753_0000
4_20240408_232459_0003
6_20240408_232459_0005
1_20240408_232458_0000
Dinas lingkungan hidup kabupaten sumenep_20240408_232720_0000
7_20240408_232459_0006
3_20240408_232459_0002
8_20240408_232459_0007
2_20240408_232459_0001