Drama Topeng Dalang Anak Hibur Ribuan Guru

  • Bagikan

MediaJatim.com, Sumenep – Pementasan drama topeng dalang yang diperankan oleh anak-anak Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, saat pembukaan Pameran Hari Aksara Internasional, Pameran Inovasi dan Simposium Pendidikan Tingkat Jawa Timur menuai apresiasi positif, Jumat (16/10).

Ribuan guru dan undangan yang hadir dari seluruh Jawa Timur, tampak antusias menyimak dan menikmati iringan tetabuhan gamelan serta percakapan dalang.

Sesekali, sejumlah undangan tertawa lepas, saat dalang menyelipkan jokes agar pementasan tidak membosankan. Mulai dari dialog tentang usulan petis rasa buah-buahan hingga pusaka keris yang bisa dimakan.

Bahkan sejumlah undangan VVIP, seperti perwakilan Dirjen PAUD dan Diknas, Forpimda dan undangan terkait, sesekali tampak tertawa.

Baca Juga:  Muslimat NU Pamekasan Peduli, Tiada Henti Berbagi

Tidak hanya jokes oleh dalang dan alunan musik dari gamelan yang menuai apresiasi positif. Keluwesan anak-anak dalam memerankan drama topeng dalang, juga membuat penampilan kesenian tradisional ini menjadi semakin enak ditonton.

Hentakan kaki anak-anak pemeran topeng dalang dengan gemerincing gunsing, menambah pementasan drama topeng dalang ini menyita perhatian.

Salah seorang guru yang sekaligus dosen Bahasa Indonesia di salah satu Kampus di Kabupaten Sumenep E.A.A Nur Hayati, memberikan tanggapan positif atas penampilan tari topeng tersebut.

“Ini bagus. Menghibur dan sudah selayaknya terus dibina dan dikembangkan,” tuturnya.

Baca Juga:  Lebih Jauh Menatap Masa Depan, Wartawan MJ Resmi Lepas Lajang

Sementara itu, secara terpisah, Wakil Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi, mengaku terhibur dengan penampilan drama topeng dalang yang diperankan oleh anak-anak dalam acara ini.

Jokes dan keluwesan anak-anak pemeran topeng dalang, menurut orang nomor dua di Kabupaten Sumenep ini, menjadi daya tarik tersendiri.

“Menarik. Dan tadi banyak undangan yang terhibur. Bagus,” ungkapnya.

Dalam acara pembukaan Pameran Hari Aksara Internasional, Pameran Inovasi dan Simposium Pendidikan Tingkat Jawa Timur, juga dimeriahkan sejumlah kesenian lain.

Diantaranya musik ul-daul, musik dapur gai’ bintang dan panduan suara dengan lagu-lagu madura.

Reporter: Nur Kholis

Redaktur: Sulaiman

  • Bagikan
WhatsApp chat