Segenap pimpinan dan karyawan_20240408_235739_0000

Maling Pompa Air di Muncar Terciduk

Media Jatim

MediaJatim.com, Banyuwangi – MS (44) warga Dusun Krajan Desa Kedungrejo, dan WD (41) warga Dusun Krajan Desa Blambangan Kecamatan Muncar diringkus petugas reskrim polsek setempat, Keduanya dijebloskan ke sel tahanan, karena terbukti mencuri dua mesin pompa air milik Edy Wardoyo (62) warga kelahiran Bali, bertempat tinggal di Dusun Krajan, Desa Blambangan, Jumat (30/11).

8_20240408_234212_0006
21_20240408_234212_0019
5_20240408_234212_0003
2_20240408_234211_0000
3_20240408_234211_0001
10_20240408_234212_0008
Diskon_20240411_102039_0000

Kapolsek Muncar Kompol Toha Choiri melalui Kanit Reskrim Polsek Muncar Iptu Eko Darmawan menjelaskan, keduanya ditangkap berkat informasi dari masyarakat yang mengeluh jika di tempat penyimpanan area persawahan Dusun Krajan Desa Blambangan sering kali kehilangan mesin sedot air. Dari beberapa warga yang merasa kehilangan, Rabu (28/11) melaporkan ke Mapolsek Muncar.

9_20240408_234212_0007
20_20240408_234212_0018
15_20240408_234212_0013
17_20240409_074953_0000
16_20240408_234212_0014
Diskon_20240409_180711_0000

Dari penyelidikan petugas bersama Bhabinkamtibnas desa setempat, muncul beberapa nama warga yang dicurigai. Kemudian petugas menyaru menjadi pembeli mesin pompa air milik warga yang hilang ke pelaku. Setelah terjadi transaksi, mesin pompa air yang dijadikan barang bukti itu ditunjukan ke petugas. Setelah dicocokan, ternyata benar, pompa itu milik warga yang hilang. Dari bukti itu pelaku langsung digelandang ke mapolsek untuk ditindak lebih lanjut.

Setelah ditangkap keduanya mengakui mencuri mesin pompa air milik korban merk Honda type WB30XH warna silver kombinasi warna merah, putih, hitam rangka mesin terbuat dari besi warna hitam, dan 1 mesin pompa air warna orange. Barang bukti lain, sebuah engkol (kunci kurung) ukuran 16-17 dan 1 unit motor Honda Astrea Impressa warna hitam Nopol DK 6526 CY, yang diduga digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya, juga disita petugas.

“Korban mengalami kerugian sekitar Rp. 3,5 juta. Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP,” tegas Iptu Eko Darmawan.

Reporter : Yudi Irawan
Redaktur : Sulaiman

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sampang_20240410_124753_0000
4_20240408_232459_0003
6_20240408_232459_0005
1_20240408_232458_0000
Dinas lingkungan hidup kabupaten sumenep_20240408_232720_0000
7_20240408_232459_0006
3_20240408_232459_0002
8_20240408_232459_0007
2_20240408_232459_0001