ASPENU Jatim Respon Pernyataan KPK Terkait Dugaan Keterlibatan Menpora

  • Bagikan

MediaJatim.com, Surabaya – Ketua umum Asosiasi Pemuda Nahdhatul Ulama (ASPENU) Jawa Timur, Kholili angkat bicara terkait beberapa oknum yang ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus korupsi dana hibah yang dicairkan ke Pihak Komite Nasional Indonesia (KONI) oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Kholili sangat menyayangkan juga ada nama Menpora Imam Nahrawi yang disebut-sebut. Hal itu disampaikan wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang yang mengatakan ada peran andilnya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dalam pencairan dana hibah Komite nasional Indonesia (KONI).

Menurutnya, dugaan seperti itu tidak seharusnya dikatakan kepada publik, agar KPK benar-benar menjadi institusi yang dipercaya sebagai lembaga yang profesional.

Baca Juga:  Hilangkan Trauma, KJS Ajak Anak Korban Bencana Sulteng Bermain

“Pernyataan pak Saut Situmorang tidak seharusnya dikatakan ke publik. Agar supaya KPK tetap dipercaya sebagai lembaga yang profesional,” tegas Kholili, Rabu (26/12).

Pemuda kelahiran Madura tersebut menambahkan, serangan ke Menpora Imam Nahrawi ini, tidak lain karena ada pihak-pihak yang iri hati atas prestasi yang dicapainya selama menduduki jabatan di Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), termasuk sukses mengantarkan atlet-atlet Indonesia di Asian Games 2018 meraih prestasi yang jauh lebih baik dari sebelum-sebelumnya.

“Pak Imam Nahrawi, menteri yang berprestasi bisa mengantarkan prestasi Indonesia lebih baik di ajang Asian Games yang lalu. Sehingga banyak yang iri dan melakukan segala cara untuk menjatuhkannya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Aksi Damai KOMAK Dukung UU Baru KPK Dan Tuntut KPK Diperkuat

Lebih lanjut, Aktivis PMII UIN Sunan Ampel Surabaya itu menyebutkan mereka yang melakukan tuduhan-tuduhan terhadap Mempora hanyalah orang-orang yang tidak akuntabel. Apalagi ia sudah berkomitmen untuk memberantas mafia-mafia yang ada di PSSI.

“Saya yakin hanya pihak-pihak yang tidak suka saja sama dia, sehingga segala upaya dilakukan untuk mencoreng nama baiknya,” tukasnya.

Reporter: Zul

Redaktur: Sulaiman

  • Bagikan

Respon (1)

Komentar ditutup.

WhatsApp chat