Heboh! Bocah Sembulung Hilang Misterius di Kali Setail Purwoharjo

MediaJatim.com, Banyuwangi – Yongki (9) siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nahdlatul Ulama (NU) Desa Purwoharjo, Kecamatan Purwoharjo asal Dusun Tanjungrejo Desa Sebulung, Kecamatan Cluring dikabarkan hilang misterius, Senin (18/2).

Sontak saja peristiwa ini membuat heboh keluarga dan masyarakat di perbatasan dua kecamatan tersebut, lantaran usai diantar sepak bola di Lapangan Brawijaya Desa Purwoharjo sekitar Pukul 13.00 WIB, diketahui bocah yang masih kelas 3 ini tidak mengikuti sepak bola, malah menuju Sungai Setail, Dusun Krajan Rt 4 Rw 1 Desa Purwoharjo, dan tak kunjung pulang hingga malam hari.

Kajadian ini semakin menghebohkan saat sandal milik Yongki ditemukan di tepi sungai tersebut. Dari temuan itu, kemudian warga melakukan pencarian di sekitaran sungai yang terkenal wingit itu dengan lampu penerangan sembari menabuhi alat dapur, karena diduga Yongki hilang digondol mahluk tak kasat mata. Bahkan, warga juga melakukan pencarian dengan cara menyelami sungai.

Hal itu dilakukan warga karena sekitar Pukul 22.05 WIB kaos sepak bola warna hitam kombinasi putih dan celana dalam warna kuning kombinasi putih, ditemukan warga di sela – sela gerombolan pohon bambu ori. Satu jam kemudian, celana sepak bola Yongki warna hitam kombinasi putih ditemukan di tempat yang sama.

Baca Juga:  Pandemi Covid-19, Personel Gabungan Semprot Pesantren dan Ruas Jalan di Pacitan

“Tadi saya temukan di gerombolan bambu. Posisinya kayak diselipkan diantara bambu itu,” kata Wahyu Bagus (18) pemuda setempat.

Kapolsek Purwoharjo AKP Ali Ashari melalui Kanit Reskrim Polsek Purwoharjo Ipda Made Suwena memaparkan, dari kejadian ini pihak kepolisian sudah menerima laporan dari keluarga korban. Tindak lanjutnya, polisi bersama masyarakat dan Koramil Purwoharjo bersama – sama melakukan pencarian korban di sekiaran Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Sandal dan pakaian korban sudah ditemukan. Numun korban hingga saat ini masih belum diketemukan. Diperkirakan korban tenggelam,” jelas Ipda Made Suwena.

Jika tidak juga ditemukan, menurut Ipda Made Suwena pihak kepolisiaan akan melibatkan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) untuk membantu proses pencarian korban.

Baca Juga:  Ketum LPK PN: Oknum yang Mau Pukul Saya Bukan Karyono

“Nanti kita kordinasikan dengan pihak Basarnas,” pungkasnya.

Dari kejadian itu, Karsiah (50) nenek korban sangat berharap cucunya tersebut segera ditemukan dalam kedaan selamat. Dia mengaku usai mengantarkan cucunya sepak bola sangat terkejut saat pelatih sepak bola Yongki datang ke rumahnya menanyakan cucunya sudah pulang apa belum. Mendengar itu, kemudian Karsiah mencari cucunya ke rumah – rumah rekan Yongki, namun tak ketemu.

“Tadi pelatihnya datang ke sini. Kabar ini sudah kami laporkan ke polisi. Semoga cucu saya cepat ketemu dalam kondisi selamat,” harap Karsiah.

Sesuai informasi yang beredar di masyarakat, Yongki saat akan sepak bola, terlebih dahulu bergurau dengan rekannya. Dia dikabarkan melempar sepatu milik temannya. Diduga takut, kemudian dia tidak mengikuti sepak bola dan tak kunjung pulang.

Reporter : Yudi Irawan

Redaktur : Sulaiman

WhatsApp chat