KPU Pamekasan Ungkap Sejarah Demokrasi dari Museum Sejarah Nasional

MediaJatim.com, Jakarta – Muhammad Subhan tampak takjub dengan ragam benda yang mengabadikan perjalanan bangsa ini. Komisioner KPU Pamekasan tersebut mengungkapkan sejarah panjang demokrasi di Indonesia dari Museum Sejarah Nasional, Jakarta, Sabtu (23/2/2019).

Demokrasi di Indonesia mempunyai sejarah panjang sejak tahun 1955 hingga saat ini. Kala itu, bangsa ini butuh proses perjuangan untuk bisa merealisasikan pemilu sebagai proses yang sah berdasarkan konstitusi untuk memilih pemimpin di Republik ini,” tegas Dosen Universitas Islam Madura (UIM) tersebut.

Oleh karena itu, tambahnya, kita sebagai warga negara harus paham terhadap sejarah bangsa ini, terutama sejarah pemilu; perjuangan pendiri bangsa ini luar biasa untuk bisa menggelar pemilu sebagai sebuah sistem.

“Kendati mari kita rawat bangsa ini dengan proses demokrasi yang dibenarkan berdasarkan undang-undang, kita lawan dan berantas terhadap orang-orang atau kelompok yang mencoba mendelegitimasi pemilu saat ini dengan berita hoax atau lainnya,” tegas Subhan.

Baca Juga:  Penutupan Beberapa Jalur Desa di Situbondo Dinilai Berlebihan

Hanya dengan proses yang benar menghargai konstitusi, tambahnya, maka bangsa ini akan sejahtera, aman dan tenteram.

“Menjunjung nilai kejujuran dan kebenaran, maka demokrasi yang bermartabat akan tercipta serta kemakmuran negeri ini bakal berlangsung setiap masa,” tukasnya.

Reporter: A6

Redaktur: Sulaiman

WhatsApp chat