Gelar Raker, Rayon FEBI PK PMII IAIN Madura Paling Progres

MediaJatim.com, Pamekasan – Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)) Rayon Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) setelah dilantik tahun lalu (12/11/2018), kini sukses laksanakan Rapat Kerja Rayon (Rakerray), Minggu (24/02/2019).

Kegiatan yang dihadiri kurang lebih 36 kader, anggota Rayon FEBI dan 6 Pengurus Komisariat itu dilaksanakan di Aula Nunrul Huda Pamekasan.

Sohibul Anshari selaku ketua Rayon FEBI menuturkan, rapat kerja sekaligus launching logo merupakan langkah awal dari kegiatan Rayon FEBI untuk mensinergikan rayon FEBI kedepannya mengingat usia PMII komisariat yang sudah 33 tahun ini.

“Selayaknya sudah orang dewasa, kalau kita anak ekonomi, biasanya kalau umur 33 tahun itu sudah mapan cari usaha tapi kenapa kok masih dirasa kurang. Ada satu hal yang paling mendasar, karena kepengurusan yang sebelumnya dengan kepengurusan selanjutnya tidak pernah ada sinergi. Sehingga pengurus yang baru harus memulai dari awal kembali,” kata Sohibul Anshari .

Pada periode kepengurusan Sohibul Anshari akan menekankan untuk tertib adminitratif dan menginventariskan semua kegiatan dalam hal apapun. Sehingga, pengurus yang selanjutnya tidak harus memulai kemabli dari awal.

Baca Juga:  LSO Jurnalistik PC PMII Pamekasan Lakukan Safari Jurnalistik

Ia berharap, dengan adanya launching logo yang baru semoga bisa memunculkan semanga baru dalam pengurus rayon FEBI 2018-2019 ini.

Pada kesempatan yang sama, Ahmad Faizal Data selaku Ketua Komisariat PMII IAIN Madura dalam sambutannya, mengapresiasi Rayon FEBI sebagai rayon paling progres di antar rayon-rayon yang lain yang ada di bawah PMII Komisariat IAIN Madura.

“Bagi saya pribadi, Rayon FEBI ini Rayon yang paling progres di antara rayon-rayon di bawah koordinasi Komisariat IAIN Madura. Kerena hanya Rayon FEBI yang sampai saat ini bagus dalam atministrasinya,” terang mahasiswa asal Sumenep itu.

Baca Juga:  IKBAL Korda Pamekasan Sambut Kedatangan Santri Al-Amien Prenduan

Ia menambahkan, paling utama adalah persoalan administrasi. Karena secara etika organisasi yang perlu ditaati bersama yaitu persoalan administrasinya.

Reporter: Syamsi

Redaktur: A6

Respon (2)

Komentar ditutup.

WhatsApp chat