oleh

100 Hari Kerja, Bupati Baddrut Tamam Tuai Pujian

MediaJatim.com, Pamekasan – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam dan Raja’e, genap 100 hari memimpin wilayah dengan slogan bumi Gerbang Salam. Gebrakan program pemerintahan yang dibarengi dengan torehan prestasi, menjadi kebanggan tersendiri bagi masyarakat, khususnya para ulama dan kiai.

Pasangan yang dikenal dengan jargon Berbaur itu, dianggap mampu mewujudkan keberpihakan pada kepentingan masyarakat melalui program-program strategis yang sudah diaktualisasikan sejak awal menjabat sebagai kepala daerah.

Ketua PCNU Pamekasan RKH. Taufiq Hasyim mengatakan, meski terbilang mustahil, seorang pemimpin bisa mewujudkan perubahan dalam jangka waktu 100 hari kerja. Namun menurutnya, kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam selama ini sudah menjadi tolak ukur untuk keberlanjutan kepemimpinan ke depan.

Pria yang akrab disapa Ra Taufiq itu menyampaikan, prestasi kinerja yang sudah dimulai sejak awal, harus bisa lebih ditingkatkan untuk kepentingan rakyat, serta menuju Pamekasan Hebat sesuai dengan semboyan pemerintahan pasangan Berbaur tersebut.

“Program MPP dan penutupan tempat karaoke merupakan gebrakan awal pemerintahan Bupati Baddrut Tamam yang harus terus ditingkatkan pasca 100 hari kerja ini,” katanya Minggu (3/3/2019).

Baca Juga:  Bupati Pamekasan Tegaskan Pelayanan Masyarakat Harus Bebas Pungli

Hubungan baik antara pemerintahan Bupati Baddrut Tamam dengan para alim ulama, kiai dan tokoh agama di Pamekasan bisa terus terjaga. Komunikasi untuk melibatkan ulama dalam segala sektor pembangunan harus lebih intens.

Sebab diakuinya, ulama harus dilibatkan dalam setiap sektor pemerintahan, utamanya dalam sektor pembangunan, pendidikan, ekonomi, maupun pembangunan karakter masyarakat agar selaras dengan jargon Gerbang Salam.

“Selama ini saya lihat hubungan bupati dengan para ulama, dan khususnya ulama NU sangat baik. Ke depan bupati harus lebih intens menjalin komunikasi dengan para ulama,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Pamekasan KH. Abd, Muid Khozin mengatakan, selama memimpin sejak dilantik hingga 100 hari kerja ini, sudah ada beberapa program yang sudah berhasil diaktualisasikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Baca Juga:  Lepas Jamaah Calon Haji, Bupati: Do’akan Pamekasan Hebat

Salah satunya adalah Mall Pelayanan Publik (MPP) yang saat ini mendapat penghargaan rekor MURI. Kemudian gebrakan dalam pergantian tahun baru. Menurutnya, Bupati Baddrut Tamam menjadi bupati yang pertama kali bisa menciptakan kondusivitas malam pergantian tahun tanpa ugal-ugalan pengendara motor.

Kemudian, pihaknya juga mengapresiasi terhadap ketegasan bupati dalam menutup tempat karaoke di Pamekasan. Hal itu, menjadi cerminan awal, jika bupati Baddrut Tamam, juga memiliki komitmen kuat untuk menciptakan masyarakat Pamekasan yang mengedepankan syariat Islam.

“Ini hanya sebagian saja, mudah-mudahan kedepan bupati bisa melaksanakan amanah dan janji politik kepada masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut KH. Muid berharap, pasca 100 hari kerja, bupati bisa melakukan pembenahan birokrasi untuk semakin meningkatkan program pemerintah yang berpihak pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. utamanya dalam bidang ekonomi kerakyatan yang saat ini sudah mulai dirintis oleh bupati Baddrut Tamam.

Dirinya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung setiap kebijakan strategis bupati. Dia berkeyakinan, jika keberpihakan bupati terhadap peningkatan ekonomi kerakyatan sangat besar.

“Buktinya, dengan kedatangan menteri-menteri kemarin itu, akan sangat berdampak pada positif untuk pembenahan perekonomian ke depan,” pungkasnya.

Reporter: Zul

Redaktur: Sulaiman