Jernihkan Hati dengan Al-Qur’an

Kita sebagai manusia tidak boleh putus asa karena ia bisa membuat kita tidak mau bergerak dan maju. Berdoalah kepada Allah, sesungguhnya Allah itu Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Renungilah segenap kisah Musa As. Dia adalah seorang yang miskin, tidak punya apa-apa. Tetapi, Musa tetap sabar.

Meskipun ia berada di tengah gurun pasir, dia tetap tidak putus asa dan terus berdoa, “Ya Tuhanku, sesungghnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan (makanan) yang Engkau turunkan kepadaku.”

Nyatanya doa yang selama ini Musa panjatkan kepada Allah terkabulkan. Dan sampailah Musa di perairan dan menemukan tempat duduk untuk berteduh. Subhanallah! sungguh perilaku yang sangat istimewa, sungguh ia sangat bersyukuratas pemberian sang ilahi.

Kita sebagai manusia, harus mensyukuri atas pemberian Allah, sekarang banyak orang-orang menggerutu karena doanya tidak terkabulkan oleh Allah dan mereka banyak yang putus asa karena keinginannya tidak terkabulkan, ada yang bilang, saya sering berdoa sepuluh menit penuh tetapi tetap tidak terkabulkan, padahal kita harus melihat sisi positifnya, mungkin Allah mempunyai rencana yang lebih baik dari apa yang kita minta.

Baca Juga:  Jatuh Cinta pada Keelokan Matematika

Renungilah sebuah kisah Zakaria As yang menginjak usia tua, sendi-sendinya sudah mulai nyeri, rambutnya sudah mulai memutih, dia berpikir bahwa kematiannya sudah dekat. Maka beliau memulai berdoa dan bermunajat, aku tidak pernah sengsara ataupun muram, aku selalu membantu orang lain.

Salah satu yang sangat menyedihkan dalam kisah Zakaria As dia tidak punya penerus. Sesungguhnya Allah itu tidak membenci anda, dan tidak mengabaikan, tetapi dia terus memberi dan memberi. Contohnya kita sudah diberikan akal pikiran, diberi mata, tangan, kaki, itu semua adalah pemberian dari Allah yang harus kita syukuri. Syukurilah semua pemberiannya. Belajarlah bersyukur atas nikmat dan karunianya. Semoga menjadikan kita orang yang tawakkal dan menjadikan doa kita tulus serta diterima.

Baca Juga:  Panduan Berhijrah Secara Istiqomah

Buku ini menarik untuk dijadikan motivasi hidup supaya lebih bermakma dan lebih bergairah. Tentunya menghadapi hidup tidak sekadar hidup ala kadarnya di dunia ini tetapi hidup dengan menyandarkan diri kepada Al-Quran, hidup berdasarkan nilai-nilai Qur’aniyah. Dalam buku ini diceritakan cerita orang-orang terdahulu yang bisa diambil hikmahnya.

DATA BUKU:

Judul Buku: Review Your Heart; Terapi Al-Qur’an untuk Menyucikan Hati
Penulis: Nouman Ali Khan
Penerbit: Mizania
Tebal: 160 halaman
Cetakan: September, 2018
ISBN: 978-602-418-175-8

*Peresensi merupakan siswa kelas VII MTs An-Nawari, Sera Tengah, Bluto, Sumenep.

WhatsApp chat