Persepam Dicoret dari Liga 3, PXF Temui Askab PSSI

  • Bagikan

MediaJatim.com, Pamekasan – Duka mendalam menyelimuti hati Pamekasan X Fans (PXF), suporter setia Persepam Pamekasan. Saat liga hampir dimulai terdengar kabar klub berjuluk Laskar Ronggo Sukowati ini dicoret dari Liga 3 Provinsi.

Tentu PXF merasa sangat kecewa pada Askab PSSI Pamekasan. Pihaknya menilai Askab PSSI Pamekasan selaku pengelola dianggap sengaja menelantarkan klub kebanggaan mereka.

Untuk menindak lanjuti hal itu, audiensi dilakukan PXF terhadap Askab PSSI Pamekasan yang dilaksanakan di Kantor PSSI Pamekasan, Jalan KH Agus Salim No 01, Rabu (22/05/2019) malam.

Tampak hadir, Johan Susanto (Ketua Umum), Haki (Sekjen), Kepengurusan Askab PSSI Pamekasan dan diikuti oleh puluhan suporter Persepam.
Moh. Fahrul Rosi salah satu koordinator PXF menyampaikan permintaan kejelasan terkait kondisi Persepam saat ini.

Baca Juga:  Pemdes Sentol Daya Ajak Masyarakat Mencintai Lingkungan

“Kedatangan kami kesini tidak lain karena kepedulian kami terhadap Persepam. Jujur kami terkejut mendengar klub kesayangan kami tidak ikut Liga tahun ini. Padahal sebelumnya kami sudah mendengar kabar bahwa Persepam sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti Liga 3 2019,” ungkapnya.

Menanggapi hal ini, Sekjen Askab PSSI Pamekasan Haki menjelaskan, ketidak ikutsertaan Persepam dikarenakan dinyatakan masih memiliki tunggakan gaji pada pemain bernama Amadou Konte sebesar 840 juta Rupiah.

“Sebetulnya pihak Askab sudah mendaftarkan Persepam di jauh-jauh hari, tapi pada tanggal 16 Mei kemarin kami mendapatkan surat cinta dari Asprov Jatim yang menindak lanjuti surat keputusan dari Komite Disiplin PSSI, bahwa Persepam tidak bisa ikut kompetisi,” jelas Haki.

“Sebab pemain bernama Amadou Konte menggugat ke pengadilan dan meminta Komite Disiplin PSSI untuk menjatuhkan sanksi terhadap Persepam sebelum hutangnya dilunasi, yaitu berupa larangan mengikuti kompetisi Liga 3 tahun 2019 di lingkungan PSSI dan dicoret dari keikutsertaannya pada Liga 3 PSSI Jawa Timur tahun 2019,” tambah pria bertubuh minimalis itu.

Baca Juga:  Aliyadi Desak Pemerintah Fasilitasi Petani Garam dalam Penggunaan Teknologi

Lebih lanjut ia menambahkan, berdasarkan usulan suporter, pihaknya akan melakukan silaturrahmi kepada Bupati Pamekasan untuk segera mengundang pihak manajemen yang mengelola Persepam sebelumnya guna membicarakan hal tersebut.

“Jadi secepatnya PXF membuat surat permohonan audiensi lagi kepada kami yang nantinya akan kami antarkan langsung ke bapak Bupati Pamekasan untuk mengundang dua orang pengelola Persepam sebelumnya, akan hadir juga KONI, Dispora dan DPRD Pamekasan,” tukasnya.

Reporter: Kholisin

Redaktur: Sulaiman

  • Bagikan
WhatsApp chat