Dihadapan Tokoh Rantau, Bupati Baddrut Tawarkan Investor Bebas Pajak 2 Tahun

  • Bagikan

MediaJatim.com, Pamekasan – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam bersama Wakil Bupati Raja’e menggelar silaturrahmi serta halal bihalal. Bersama tokoh perantau asal bumi Gerbang Salam yang telah sukses di tanah rantau, dalam rangka hari raya Idul Fitri 1440 H.

Ikhtiar dalam rangka memupuk kembali rasa persaudaraan itu digelar di Mandhepa Agung Ronggosukowati, Jum’at (7/6/2019). Tampak hadir pula kepala organisasi perangkat daerah (OPD) serta pejabat di lingkungan pemkab setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyampaikan, ikhtiar menjadikan Kabupaten Pamekasan menjadi kabupaten luar biasa. Merupakan tekad dirinya bersama Wabup Raja’e dan seluruh ASN di masa kepemimpinannnya.

Baca Juga:  Kapolres Bondowoso: Tim Penilai Kampung Tangguh Harus Objektif dan Profesional

“Di antara kita harus saling jungrojung rombung mendorong Kabupaten Pamekasan tempat tumpah darah kita semua ini, bisa bergeser dari kabupaten biasa menjadi kabupaten yang luar biasa,” ujar Bupati Baddrut sembari disambut riuh tepuk tangan para undangan.

Oleh sebab itu, guna mensukseskan cita-cita menjadikan Kabupaten Pamekasan luar biasa, pihaknya mengajak para tokoh perantau ikut serta membangun tanah kelahirannya dengan turut berinvestasi di kabupaten yang identik dengan sebutan bumi Pamellingan tersebut.

“Jika beberapa potensi ekonomi yang kita miliki terus dikembangkan, kita tanam dan uang berputar di sini. Insya Allah ini merupakan bagian dari ikhtiar keluarga rantau untuk ikut mendorong Pamekasan yang semakin berkemakmuran,” pintanya.

Baca Juga:  Komitmen Pemkab Pamekasan Entaskan Angka Stunting

Selain itu, tambahnya, dirinya juga akan memberikan beberapa kemudahan fasilitas bagi masyarakat Pamekasan yang ingin berinvestasi di Bumi Gerbang Salam. Salah satunya yakni penghapusan pajak selama 2 hingga 3 tahun.

Bahkan orang nomor satu di lingkungan Pemkab Pamekasan itu menyebut, dirinya merupakan salah satu orang yang pro pertumbuhan, pro kemakmuran dan pro kesejahteraan.

“Saya ini pro pertumbuhan, pro kemakmuran, pro kesejahteraan. Karena dengan sejahtera kualitas hidup akan semakin bagus, pendidikan dan kesehatannya semakin bagus, akhirnya kehidupan masyarakat akan semakin bagus,” tuturnya.

Reporter: Zul

Redaktur: Sulaiman

  • Bagikan
WhatsApp chat