Ketua Lesbumi Jember: Bersama Ulama Kita Damai

  • Bagikan

MediaJatim.com, Jember – Ulama menempati posisi yang cukup istimewa di tengah-tengah masyarakat. Ulama tidak saja memposisikan diri sebagai lentera di belantara kehidupan manusia. Namun juga sebagai pengayom, bahkan pelayan masyarakat.

“Mari kita bersama ulama. Jangan jauh-jauh dari ulama,” tukasnya saat memberikan sambutan dalam acara Konferensi Majelis Wakil Cabang Mayang di Pesantren Darul Mukhlisin, Desa Sumberkejayan, Mayang, Kabupaten Jember Jawa Timur, Ahad (30/6/2019).

Menurut birokrat asli NU tersebut, ulama juga mempunyai jasa besar dalam membangun bangsa, bahkan saat memerdekaan dan mendirikan Indonesia. Selain itu, dalam mengisi kemerdekaan, ulama juga turut terlibat dalam pembinaan moral.

Baca Juga:  Gus Ipul Kalah 206.810 Suara di Kabupaten Pamekasan

“Tanpa kiai, tanpa ulama, tidak ada jaminan moral anak bangsa akan membaik,” lanjutnya.

Kepala BPBD Kabupaten Jember itu lalu bercerita soal misi ulama dalam mendirikan Nahdlatul Ulama (NU). Katanya, ulama didirikan sebagai upaya untuk mensyiarkan Islam yang rahmatal lil’alamin. Islam yang ramah, damai dan sejuk.

“Jadi dawuhnya Kiai As’ad Syamsul Arifin, kalau kita ingin tenang, damai, dan sejuk, mari bersama ulama,” jelas alumni Pondok Pesantren Salafiyah-Syafi’iyah, Asembagus, Situbondo itu.

Reporter: Aryudi A Razaq

Redaktur: A6

  • Bagikan
WhatsApp chat