Jalin Silaturahmi, Falyasbir Gelar Ngaji Bareng

  • Bagikan

MediaJatim.com, Pamekasan – Guna menjaga tali silaturrahim para alumni Pondok Pesantren As-Syahidul Kabir, Forum Alumni Yayasan As-Syahidul Kabir (Falyasbir) menggelar acara “Ngaji Bareng Bersama KH.Abrori Chalil” di Aula Yayasan As-Syahidul Kabir Sumber Batu Blumbungan Larangan Pamekasan, Jum’at (2/8/2019).

Acara yang diadakan dalam rangka kegiatan 4 bulan ini diisi langsung oleh Kiai Abrori Chalil dan diikuti para asatidz dan asatidzah As-Syahidul Kabir serta seluruh alumni di semua angkatan.

Sebelum acara dimulai, kegiatan ini dibuka dengan Tahlil Bersama, dilanjutkan dengan Kultum dan penyampaian arahan persiapan Reuni Akbar Ke-3 pada 11 November 2019 mendatang.

Dalam kultummya, Kiai Abrori Chalil mengkaji banyak tentang Taqwa kepada Allah dan klasifikasi Taqwa kepada Allah.

“Sesungguhnya kesimpulan dari taqwa itu ada di mulut dan mata kita, karena kemaksiatan yang paling sering kita kerjakan ada di situ,” ujarnya.

Baca Juga:  Ketika Polres-GP Ansor Pamekasan Kongkow di Legenda

Lebih lanjut ia mengungkapkan, ketakutan pada dosa masa lalu mengimpilkasikan pada akhlaq masing-masing individu dan kehidupan sosial bermasyarakat.

“Orang taqwa pasti diuji oleh Allah SWT. Sedangkan kita tidak tahu mana yang musibah dan mana yang tidak, karena pemberian Allah itu disesuaikan dengan kebutuhan kita bukan dengan keinginan kita,” jelas Ra Abror sapaan akrabnya.

Ra Abror juga menuturkan, klasifikasi taqwa ada dua. Pertama, Taqwa ialah orang yang taat, orang yang beriman dan orang yang mengerkajan hal-hal yang baik. Kedua, orang yang menjaga keistiqomahan dan berbuat baik diakhir hayatnya.

Selain itu, ia menilai bahwa mengajak debat di sosial media merupakan dampak dari ketidaktaqwaan seseorang. Hari ini banyak masyarakat sibuk berdebat tentang liberalisme, konsep nusantara dan permasalahan pilpres, sehingga meninggalkan ketaqwaan kepada Allah.

“Kalau saya memposting ini, nanti saya akan bisa berdebat dengan orang lain,” Imbuh kiai muda yang berdomisili di Desa Blumbungan itu.

Baca Juga:  Resmi, Usman Kalahkan Kholilurrohman

Diakhir penyampaiannya ia menjelaskan, taqwa adalah menghindar dari sesuatu yang membahayakan dan sadar bahwa kita selalu diawasi oleh Allah.

“Dalam Al-Qur’an terjemahan bahasa Inggris, Taqwa itu menghindarkan diri dari segala yang berbahaya dan sadar kita sedang diawasi Allah,” tandasnya.

Sementara itu, di akhir acara Zainal Arifin selaku sekjen Falyasbir membeberkan, adanya acara ini bisa meningkatkan solidaritas para alumni As-Syahidul Kabir.

“Semoga program Falyasbir baik yg setiap bulan sekali maupun 4 bulan sekali atau bahkan yang setahun sekali dapat menambah loyalitas alumni, dan saya berharap di program rutinan selanjutnya partisipasi atau kehadiran alumni semakin bertambah terutama di pelaksanaan reuni Akbar yang ketiga nanti,” ungkapnya pada Media Jatim.

Reporter: Kholisin

Redaktur: Zul

  • Bagikan
WhatsApp chat