PERIODE II

Darus Salam Centre Mengecam Keras Penusukan Wiranto

Media Jatim

MediaJatim.com, Jember- Ketua Darus Salam Centre (DSC) Education And Peace Institut, HM. Misbahus Salam mengecam keras terhadap pelaku penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto.

Menurutnya, pelaku aksi tersebut jelas-jelas sudah terpapar doktrin radikalisme. Doktrin tersebut sudah merasuk ke dalam jiwanya, dan mengnaggap dirinyalah yang paling benar agamanya.

“Karena itu, penegak hukum harus bertindak tegas untuk mengusut tuntas dan memberikan hukuman yang berat pada pelaku penusukan tersebut,” ungkapnya.

Namun yang juga penting adalah memburu aktor intelektualnya. Sebab pasti dia tidak berdiri sendiri, namun ada komando yang bersifat hirarkis.

Baca Juga:  Warung Gratis Digulirkan, Siapkan Ratusan Porsi Makan Gratis Setiap Hari

“Buru aktornya sampai tuntas. Jangan sampai Indonesia nanti seperti Suriah, libya dan sebagainya,” jelasnya.

H Misbah menegaskan, DSC Education And Peace yang bergerak dalam pencegahan radikalisme dan terorisme akan terus bergerak untuk memberi pemahaman kepada masyarakat bahwa saat ini Indonesia telah kemasukan paham-paham keagamaan yang salah, seperti yang dilakukan oleh penusuk Wiranto dan pelaku bom bunuh diri.

“Paham keagamaan seperti itu telah keluar dari paham Ahlussunah wal jama’ah yang dianut oleh mayoritas umat Islam di Indonesia,” terangnya.

Karena itu, ia mengimbau agar pemerintah harus melakukan pencegahan dini, dan jangan peenah mentolerir berkembangnya radikalisme di Indonesia.

Baca Juga:  Usai Diimbangi Persija, Pelatih Madura United Puji Kinerja PSSI di Bawah Kepemimpinan Erick Thohir

“Pemerintah wajib melindungi rakyatnya dari pengaruh radikalisme,” katanya.

Reporter: Aryudi A Razaq

Redaktur: A6