oleh

Kemenag Pamekasan Berharap Penyuluh Agama Bekerja Berasaskan Takwa dan Tawadhu

MediaJatim.com, Pamekasan – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pamekasan, H. Fandi, memaparkan tugas utama dan sikap yang harus dimiliki Penyuluh Agama Islam (PAI).

Pesan tersebut disampaikan pada acara Pembinaan dan Penyerahan SK Penyuluh Agama Islam Non Pegawai Negeri Sipil (Non PNS) oleh Kabid Penais Zawa Jawa Timur, Rabu (12/02/2020), di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Jl. Kabupaten, Kebunan, Bugih, Kec. Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur 

Hal pertama yang disampaikan Fandi berkaitan dengan salah satu program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, yakni Pamekasan Bersholawat.

Baca Juga:  H Djoko Susanto: Saya Ingin Mengabdi untuk Masyarakat Jember

“Pamekasan Bersholawat, salah satu program Pemkab Pemekasan bisa dijadikan refleksi demi eksistensi PAI, dengan mengadakan kegiatan tersebut bersama masyarakat. Interaksi penyuluh dengan masyarakat memberikan kesan, PAI memang ada untuk mereka,” terang Fandi.

Kemudian, lanjutnya, memberikan pencerahan tansformasi keilmuan dan keimanan menjadi salah satu peran penting dalam membangun umat menjadi lebih baik dan berkemajuan.

Selain program, akhlak penyuluh juga menjadi perhatian Fandi untuk disampaikan, termasuk cara menghadapi masalah.

“Setiap persoalan harap ditanggapi melalui metode pendekatan ketakwaan kepada Allah, karena persoalan tersebut bukan hal yang menghadang kita, namun ujian agar kita bisa lebih memahami hidup menjadi pribadi yang lebih baik,” harapnya.

Baca Juga:  KKN UIM Kaduara Barat Gagas Praktek Pembuatan Kue Nugget

Terakhir, Fandi berpesan, semua kader penyuluh dalam melaksanakan tugas dilakukan dengan berasaskan dan berlandaskan rasa syukur, sabar dan ketawadhuan.

Asas tersebut dijabarkan Fandi dengan penjelasan, hendaknya menjadi penyuluh yang selalu responsif atau peka terhadap kebutuhan masyarakat, melakukan pendekatan yang koperatif, dan memberikan pencerahan kepada masyarakat, yang bersifat solutif dan membangun.

Reporter: Imam Syafii

Redaktur: A6

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *