oleh

Sarasehan Budaya, PPMI Datangkan Budayawan Nasional

MediaJatim.com, Pamekasan – Sarasehan budaya adalah salah satu rangkaian acara kongres XV dengan tema “Memperkokoh Milintansi Pers Mahasiswa di Bawah Tekanan Oligarki” yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI), di Vihara Avalokitesvara, Pamekasan, Madura, Kamis (13/02/2020).

Sarasehan budaya tersebut mendatangkan Kiai M. Faizi, budayawan sekaligus penyair dari Sumenep, Madura. Kiai yang juga pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah itu menyampaikan, insan pers mahasiswa harus menguatkan militansi jaringan.

“Karena hanya dengan penguatan militansi jaringan ini, kita akan bisa melawan oligarki, kita harus pikirkan konsep dan gerakan pers kita,” ungkapnya.

Baca Juga:  Calon Duta Bela Negara Temui Dandim Pamekasan

Dirinya juga menyetujui gerakan media mainstream di online. “Paling tidak, kita bisa mencounter wacana kepada masyarakat,” sarannya.

Penulis buku menghancurkan bumi dari meja makan yang baru terbit pada tahun 2020 tersebut, mengajak insan pers mahasiswa untuk peka terhadap isu lingkungan. Mengungkap isu-isu yang belum diungkap kepada masyarakat umum, pola pikir yang dibangun oleh kolonialisme.

“Pemerintah saja tidak bisa memberantas oligarki, apalagi pers mahasiswa,” lanjutnya.

Selain, menekankan kepada jaringan, dirinya juga mengharap insan pers mahasiswa tidak menjadi kawan dari oligarki.

Baca Juga:  HIMASPA Pamekasan Sukses Peringati Isra’ Mi’raj

“Repotnya sekarang sulit membedakan antara lawan dan kawan, saya kira pers mahasiswa ini menjadi paling ideal independensinya,” pungkasnya.

Reporter: Abd. Warits

Redaktur: Zul