oleh

Mas Vian, Bukan Sekadar Sosok Milenial

MediaJatim.com, Jember – Dwi Arya Nugraha Oktavianto, ternyata bukan sekadar sosok milenial, namun juga pribadi yang mempunyai kepedulian sosial cukup tinggi, lebih-lebih dalam masalah agama. Paling tidak, pengakuan ini diungkapkan oleh Pengasuh Pesantren Hidayatul Mubtadi’in, Condro, Desa/Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, KH Syarqowi Thoha. Menurutnya, perilaku sosial Mas Vian, sapaan akrabnya, ditunjukkan misalnya, dengan memberikan donasi untuk kepentingan pembangunan mushalla, masjid, dan sebagainya.

“Cerita tentang kepedulian sosial Vian itu terjadi sejak dari kakeknya, ayahnya hingga Vian sendiri. Jadi mereka sudah terbiasa ringan tangan, memberikan sumbangan untuk kepentingan sosial,” ungkapnya.

Kiai Syarqowi menegaskan, karena kebiasaan itu berlaku secara turun temurun, maka di situlah nilai keikhlasannya. Dengan kata lain, apa yang dilakukan Vian sejak dulu itu tidak ada hubungannya dengan hiruk-pikuk Pilkada Jember. Jadi memang murni ‘nawaitu’ untuk membantu apa yang seharusnya dibantu.

Baca Juga:  H Marsuki, Sosok Sederhana yang Berprestasi Nasional

“Bantuan-bantuan itu tanpa publikasi dan segala macam. Kalaupun sekarang saya ungkapkan ini, ya sebagai rasa syukur saja bahwa sosok pemuda yang baik, ikut Pilkada Jember dengan harapan semoga sikap kepedulianya berlanjut dalam skala yang lebih besar nanti,” jelasnya.

Demikian juga soal relijiusitas dalam diri Mas Vian. Itu tak lepas dari bimbingan dan tradisi yang terjadi dalam keluarga besar Mas Vian. Kata Kiai Syarqowi, sejak lama kelaurga Mas Vian memang senang bergaul dengan ulama dan habaib. Tak jarang di acara-acara yang digelar ayahnya, almarhum H Ismail Suyanto, maupun kakeknya, Muhamad Shiddiq Sjamsuri (pendiri CV Sjam), melibatkan para kiai dan habaib.

Baca Juga:  Antara Silsilah Nasab dan Silsilah Ilmu

“Mereka sangat senang berkumpul dengan para kiai dan habaib, dan itu juga dilakukan oleh Vian” ujarnya.

Tradisi menghormati kiai dan habaib ditambah dengan kepedulian sosial yang tinggi dalam keluarga besar Mas Vian, itulah yang membentuk karakter Mas Vian hingga jadi seperti sekarang ini: relijius sekaligus dermawan. Ya, Mas Vian bukan sekadar sosok milenial (red).

Reporter: Aryudi AR

Redaktur: A6