oleh

Harlah NU di Latee, Bangkitkan Gairah Ke-NU-an

MediaJatim.com, Sumenep – Hari lahir Nahdlatul Ulama (NU) di tanggal 16 Rajab disambut meriah oleh masyarakat Nahdliyin, sebab dengan memperingatinya salah satu jalan menghormati serta menghargai jasa-jasa para pendiri yang telah mencipta organisasi kemasyarakatan untuk kemaslahatan agama bangsa, agama, dan negara.

Pada kesempatan ini, pondok pesantren Annuqayah daerah Latee, Guluk-Guluk, Sumenep, ikut serta memperingati Harlah NU ke-97 (10/3). Para Masyaikh Annuqayah, tokoh NU serta masyarakat dan tentu seluruh santrinya mengikuti dengan khidmat kegiatan tersebut.

Sedang rententan acaranya ialah tahlilan sebagai pembukaan yang dipimpin oleh Kiai Syafi’i, sambutan Kiai Hazmi Basyir Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Daerah Latee, Kiai Nailurridha memimpin istighosah bersama dengan salah satu harapan agar terhindar dari marabahaya termasuk virus Corona, dan penutup dengan pembacaan doa oleh Kiai A’syari.

Baca Juga:  Tujuh Pengurus KBM Instika Resmi Dilantik, Warek III Menaruh Harapan Besar

Kegiatan ini merupakan salah satu rutinitas yang diselenggarakan oleh pondok pesantren. Setiapnya tahunnya dapat dipastikan ada Harlah NU. Hal tersebut dibenarkan ketika Kiai Hazmi Basyir memberikan sambutannya di seluruh hadapan para jama’ah.

“Kami (pengasuh, red) bersama pengurus pondok pesantren tentu sangat berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah ikut serta mensukseskan kegiatan rutinitas tahunan ini”. Dawuh beliau.

Lebih lanjut, Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Daerah Latee tersebut menuturkan bahwa, peran NU sangatlah besar terhadap bangsa Indonesia baik sebelum kemerdekaan atau pun pasca kemerdekaan. Maka jangan pernah ragukan lagi kesetian masyarakat NU kepada NKRI, adanya hubbul wathan minal iman itu diucapkan oleh Muassis NU, Kiai Wahab Hasbullah.

Baca Juga:  Rektor UIJ, Kader NU yang Berangkat dari Bawah

“Jadi berorganisasilah di NU, mayoritas kiai di Annuqayah bahkan seluruh Indonesia adalah warga Nahdliyyin. Pada kesempatan ini juga adalah momentum istimewa karena terpilihnya pasangan Ro’is Syuriah dan Ketua Tanfidziah MWCNU Guluk-Guluk yang merupakan representasi dari pondok pesantren terbesar yaitu Annuqayah dan Al-Is’af, Kiai Ainul Yaqin dan Kiai MD Widadi Rahim. Maka kami ingin meminta restu kepada semuanya.” Dawuh beliau penuh semangat.

Sekitar jam setengah sebelas kegiatan selesai, para tamu undangan keluar dari mushalla yang menjadi tempat kegiatan sambil diiringi pembacaan sholawat An-Nahdliyah.

Reporter: Faiq

Redaktur: Zul