oleh

Ikhtiar Politik H Rasyid

MediaJatim.com, Jember–H Rasyid Zakaria dikenal sebagai sosok yang elegan. Ia punya jaringan pertemanan yang luas, mulai dari pengusaha, tokoh LSM hingga tokoh politik. Sedangkan di kalangan tokoh agama, apalagi. Sebagai tokoh NU, ia merupakan sosok yang moderat sehingga tak membuat jarak pertemanan dengan siapapun, termasuk tokoh lintas agama.

Karena itu, tidak heran jika H Rasyid digadang-gadang untuk maju dalam perhelatan politik 2020, Pilkada Jember.

“Sejak awal terjun ke Pilkada saya niat melayani umat, termasuk Nahdliyin,” ujarnya kepada MediaJatim.com di kediamannya, Kaliwates, Jember, Ahad (14/3).

H Rasyid menegaskan, keputusannya untuk terjun dalam Pilkada Jember untuk memenuhi dorongan sekaligus harapan para kiai NU. Harapan itu bisa dipahami karena H Rasyid merupakan sosok yang cukup mengakar di NU. Sebagai alumni Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Sukorejo, Kecamatan Asem bagus, Situbondo, ke-NU-an H Rasyid adalah keniscayaan.

Baca Juga:  Bersama Razak: Yang Bangga Jadi "Manusia Manual"

“Harapan para kiai NU sudah sangat lama, dan insyaallah akan berujung baik,” tambahnya.

Ia menambahkan, keikutsertaannya dalam Pilkada merupakan ikhtiar untuk mengaktualisasikan potensi SDM (sumber daya manusia) NU. Dikatakannya, NU mempunyai stok SDM cukup banyak, namun belum dimanfaatkan secara maksimal. Sebagai sebuah ikhtiar, H Rasyid berharap agar usahanya itu menghasilkan yang terbaik bagi NU dan bangsa.

“Ikhtiar sudah dilakukan dan akan terus saya lakukan. Hasilnya, terserah Allah,” jelasnya.

Pasrah kepada Allah bukan berarti rapuh. Namun itu sebuah gambaran betapa H Rasyid memiliki spritualitas yang tinggi dalam memahami kekuasaan Allah.

Baca Juga:  Syahrul Yasin Limpo Apresiasi Kemenangan Nasdem Jember

Ya, bagaimanapun, ikhtiar wajib dilakukan. Untuk sebuah kebaikan, ikhtiar tidak boleh setengah-setengah, dan keyakinan harus dilipatkan. Namun bagaimanapun, ujung dari ikhtiar tak boleh dipaksakan arahnya. Sebab, hanya Allah yang punya kewenangan untuk menentukan arah dari sebuah ikhtiar. Dan itu sepenuhnya disadari oleh H Rasyid.

Reporter: Aryudi A Razaq

Redaktur: A6