oleh

Gandeng Banser, PKB Pamekasan Lakukan Penyemprotan Disinfektan

MediaJatim.com, Pamekasan – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melalui Garda Bangsa Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur menggandeng Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dalam melakukan aksi sosialnya. Mereka bersama-sama melakukan penyemprotan disinfektan ke beberapa tempat, Rabu (25/3/2020) pagi.

PKB dan Banser menyasar titik-titik yang rawan menjadi lokasi penyebaran wabah Virus Corona atau Covid-19. Selain masjid dan mushalla, mereka semprotkan disinfektan di kantor PCNU dan GP Ansor Pamekasan, Jalan R Abd Aziz Nomor 95, Jungcancang, Kecamatan/Kabupaten Pamekasan.

“Mengapa dalam penyemprotan disinfektan ini PKB menggandeng Banser dan menjadikan titik utamanya adalah kantor GP Ansor dan kantor PCNU? Itu sebagai bentuk pengabdian PKB melalui Garda Bangsa terhadap rahim yang melahirkan PKB. Sebab, PKB itu lahir atas inisiasi kiai-kiai NU,” tegas Ketua DPC PKB Kabupaten Pamekasan, KH Ali Wafa Subki.

Baca Juga:  Immanuel Ebenezer: Menduga Ada Mafia Mengatur Direksi dan Komisaris di BUMN?

Menjaga keamanan dan kesehatan para kiai NU melalui penyemprotan disinfektan kantor PCNU dan GP Ansor, terang pria yang akrab disapa Ra Ali itu, adalah semacam bentuk tanggung jawab PKB sebagai partai yang lahir dari rahim NU.

“Mengapa juga menyasar penyemprotan masjid dan mushalla, karena PKB adalah partai Islam, partai religius, di mana gerakannya di masjid-masjid dan mushalla. Penyemprotan disinfektan ini, tentu bagian dari ikhtiar guna memastikan masjid dan mushalla aman dari serangan virus Corona,” tegas Ra Ali.

Dengan begitu, diharapkan para jamaah yang hadir beribadah di masjid dan mushalla, menjadi aman dan khusuk dalam beribadah. Muaranya, pahala bisa diraih dan kesehatan lahir-batin dapat digapai bersama.

Baca Juga:  Persib Terus Menuju Lembah Degradasi

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Pamekasan Syafiuddin mengapresiasi ikhtiar PKB Pamekasan lewat Garda Bangsa turut terlibat aktif mengantisipasi serangan Virus Corona. Aksi sosial seperti itu, menurutnya, perlu digalakkan.

“Sebab, politik yang sehat itu adalah politik kehadiran. Lewat politik kehadiran, insya Allah masyarakat akan mendapatkan banyak manfaat,” tukasnya.

Reporter: A6

Redaktur: Zul