oleh

Yogie Kripsian Sah, Pendatang Baru di Kontestasi Politik Situbondo

Mediajatim.com, Situbondo – Yogie Kripsian Sah, pemuda kelahiran 10 Oktober 1986 yang saat ini digadang-gadang akan ambil bagian dalam kontestasi politik lima tahunan di Situbondo. Ia merupakan Aparatur Sipil Negara ( ASN ) Muda yang memiliki banyak prestasi.

Pemuda yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian sedang menjadi perbincangan publik akan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Situbondo 2020. Yogie, sapaan akrabnya, mengaku memang sudah mendapatkan dukungan masyarakat untuk maju di kontestasi Pilkada.

” Jika saya mendapat dukungan dari masyarakat untuk ikut maju dalam kontestasi pilkada khususnya dorongan menjadi bakal cawabup. Saya tidak bisa menerima begitu saja dan juga tak bisa menolak. Ini bukan berarti saya sok jual mahal atau sombong, tapi saya akan pikirkan dan istikharah dulu, lebih-lebih meminta saran dan masukan dari orang tua, tokoh masyarakat dan ulama. Karena saya tak bisa lepas dari beliau-beliau, seperti pemimpin sebuah ormas NU,” kata pria yang juga tercatat aktif sebagai pengurus NU Situbondo, Kamis (2/4/2020).

Baca Juga:  Bupati Lira Sebut Pernyataan Ketua Partai Gerindra Situbondo Mencla-mencle

Lebih lanjut, Yogie mengatakan, dirinya harus Istikharah dan berpikir matang-matang dalam mengambil keputusan besar maju di Pilkada.

“Saya perlu istikharah dan berpikir matang karena menyangkut masa depan dan eksistensi saya. Setidaknya hadir memberikan manfaat kepada masyarakat, lebih-lebih disisi lain saya sebagai seorang birokrat yang masih memiliki perjalanan panjang dalam sebuah karier pengabdian. Saya harus meluruskan niat, jika saya menerima dan mendapat dukungan masyarakat, saya harus punya niat untuk menjadi pelayan masyarakat,” jelasnya.

Tren kepemimpinan saat ini, menurut Yogie, adalah pemimpin yang selalu hadir dan tak ada sekat dengan masyarakat sehingga ikut merasakan yang tengah dihadapi dan dirasakan masyarakat.

“Maka penting meluruskan niat untuk benar-benar ingin menghibahkan sisa usia saya untuk menjadi khodimul ummah,” sambung bapak tiga anak tersebut.

Dalam kemampuannya, ia tidak diragukan lagi. Yogie merupakan lulusan Diploma IV di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jurusan Pemerintahan Politik dan lulus Strata 2 Jurusan Magister Ilmu Ekonomi. Ia menyebutkan, tantangan dalam setiap era kepemimpinan itu berbeda.

Baca Juga:  Pemerintah Kelurahan Ardirejo Lakukan Penyemprotan Massal Halau Covid-19

“Bagi saya tantangan dalam tata kelola pemerintahan setiap era itu berbeda. Sehingga background pendidikan yang saya telah tempuh, baik di bidang pemerintahan dan ekonomi diyakini akan menjadi modal awal,” tuturnya.

“Jika berbicara untuk kemajuan Situbondo dalam peran apapun, saya selalu berikhtiar untuk bisa memberi manfaat kepada masyarakat walau terkadang di lapangan mendapat ujian dan tantangan yang tak mudah,” sambung Yogie.

Terpenting ke depan, harapnya, siapa pun pemimpin di Kabupaten Situbondo bisa memahami terlebih dahulu persoalan yang dihadapi masyarakat dan potensi yang dimiliki.

“Sehingga visi dan misi yang dibawa oleh pemimpin kita tepat sasaran dan nyambung dengan kondisi daerah,” tutupnya.

Reporter: Frengky

Redaktur: Zul