oleh

Kajian Online Kopri Guluk-guluk: Berdamai dengan Covid-19

MediaJatim.com, Sumenep – Musibah pandemi Covid-19 telah menjadi ancaman kesehatan yang dapat menyebabkan kematian. Hingga pemerintah terus berupaya melakukan pencegahan, mulai dari pembatasan sosial, menjaga jarak, menghindari keramaian dan himbauan agar tetap berdiam diri di rumah bagian cara yang harus dilakukan.

Namun sangat disayangkan sekali ketika terjadi penolakan penguburan jenazah pasien positif Covid-19. Mereka (jenazah) yang seharusnya kita hormati kemudian menguburnya sesuai dengan protokol kesehatan harus mendapatkan perlakuan yang tidak berkemanusiaan. Maka dari hal itu, pengurus Korps PMII Putri (Kopri) Komisariat Guluk-guluk akan melakukan kajian online tentang problem tersebut secara mendalam, Jum’at (10/4/2020).

“Selama berdiam diri di rumah bukan menjadi alasan untuk tidak melakukan gerakan, terutama dalam mengasah ilmu pengetahuan dan mempertajam kecerdasan intelektual. Terlebih pada sebuah organisasi, kondisi seperti ini jangan sampai memandulkan gerakan atau memutus roda kaderisasi yang semestinya harus tetap berjalan,” ungkap Mahsunah Baihaqi, Ketua Kopri PMII Komisariat Guluk-Guluk.

Baca Juga:  5 Komitmen Baanar Ansor Galis Perangi Narkoba

Lebih lanjut dia memaparkan, problem yang terjadi saat ini merupakan bagian dari tragedi kemanusiaan. Sudah banyak di pelbagai daerah jenazah Covid-19 terdapat penolakan dari masyarakat setempat. Padahal mereka adalah saudara setanah air kita yang tidak pantas diberlakukan demikian.

“Musibah yang terjadi saat ini, jangan sampai mengubah pola pikir kita tentang pudarnya nilai-nilai kemanusiaan yang ada dalam diri kita. Menyikapi dengan bijak dan tentu saling menjaga antar sesama. Mari tingkatkan kepedulian, mulailah membuka ruang-ruang kemanusiaan dalam pikiran apabila sebelumnya sudah tertutup oleh ketakutan-ketakutan,” tegasnya penuh harap agar kita saling peduli antar sesama.

Baca Juga:  Seluruh Kader PMII Harus Terlibat dalam Proses Demokrasi

Pada kajian online kali ini, tema yang diangkat adalah “Berdamai dengan Covid-19” dengan pemantik Sahabat Rofiqi Sekretaris Ansor Bluto sekaligus bagian dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Bluto. Tentu dalam menentukan tema tersebut melewati perbincangan panjang antara pengurus Kopri dan kordinator pelaksana kegiatan.

Fitri sapaan akrabnya yang bertugas untuk mensukseskan kegiatan tersebut menjelaskan bahwa dalam kajian kali ini pesertanya hanya terbatas untuk lingkungan Kopri PMII Guluk-guluk saja, tidak terbuka untuk umum.

“Mengingat kajian online di sini masih pertama kali dilakukan, maka terbatas untuk lingkungan sendiri. Tapi tidak menutup kemungkinan di Minggu selanjutnya akan lebih luas lagi target kepesertaannya. Sebab ini adalah kajian rutinitas kami setiap Minggu,” pungkasnya.

Reporter: Moh. Faiq

Redaktur: Zul