Dugaan Pemalsuan SPJ 2019 di Desa Sletreng, APH Diminta Segera Bertindak

  • Bagikan

Mediajatim.com , Situbondo – Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Anggaran Dana Desa Tahun 2019, Desa Sletreng Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo menuai masalah.

Pasalnya, Ketua TPK (Tim Pengelola Kegiatan) Desa Sletreng Totok merasa tidak pernah melakukan penandatanganan atas SPJ tersebut. Perihal ini, yang bersangkutan telah melaporkan Sekretaris Desa Sletreng Hairur Rahman Ke Mapolres Situbondo November 2019 lalu.

“Saya tidak pernah melakukan atau merasa menandatangani SPJ itu dan sudah lama saya melakukan pengaduan ke Mapolres Situbondo. Tapi sampai saat ini belum ada kelanjutan terkait laporan yang melibatkan Sekdes,” kata Totok.

Baca Juga:  Tiga Warga Sumenep Tertangkap saat Main Judi

Kasus dugaan pemalsuan SPJ Anggaran Dana Desa Sletreng ini awalnya pernah di bawah kuasa hukum asal Probolinggo, tapi sempat dicabut. Kini dilanjutkan kembali dengan kuasa hukum Syaiful Yadi.

“Awalnya memang kuasa hukumnya dari Probolinggo, hanya saja saat ini saya meneruskan perjalanan proses hukum ini, atas pelaporan Bapak Totok selaku Ketua TPK yang melibatkan Sekdes Sletreng,” ujar Syaiful Yadi.

Ia berharap, aparat penegak hukum (APH) lebih cepat memproses kasus dugaan pemalsuan tanda tangan di SPJ DD Tahun Anggaran 2019 Desa Sletreng.

Baca Juga:  Patroli di Pasar Hewan, Kapolres Situbondo Bagikan Masker dan Semprotkan Disinfektan

“Ini sudah masuk ke ranah penyidikan, jadi saya harap bisa masuk ke P19 untuk diserahkan ke pihak Kejaksaan,” pintanya.

Saat dikonfirmasi berbeda, Sekretaris Desa Sletreng Hairur Rahman membenarkan terkait adanya pelaporan yang melibatkan dirinya.

“Iya benar, saya sudah dipanggil ke Polres Situbondo. Untuk proses masalah tersebut, semuanya saya serahkan ke pihak APH saja,” tukasnya.

Reporter: Frengky

Redaktur: Zul

  • Bagikan
WhatsApp chat