oleh

Bupati Pamekasan Apresiasi Kinerja Tim Kesehatan Satgas Covid-19

MediaJatim.com, Pamekasan-Perkembangan penanganan wabah Covid-19 di Pamekasan terus menunjukkan progres membaik. Progres tersebut bisa dilihat dari penurunan jumlah orang dalam pengawasan (ODP) yang terus menurun.

Sebelumnya, jumlah ODP di Pamekasan sempat menyentuh angka 200 orang pada 3 April lalu. Namun, per tanggal 12 April, jumlah ODP sudah turun menjadi 157 orang.

Penurunan juga terjadi pada jumlah orang dalam resiko (ODR). Di mana, Pamekasan sempat mencatatkan jumlah ODR sebanyak 7.510 orang pada 8 April lalu, per tanggal 12 April sudah mengalami penurunan signifikan mencapai 6.577 atau turun hampir seribu orang.

Perkembangan yang semakin baik, diakui Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, tidak lepas dari kesadaran dan kerja keras semua pihak dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 lebih luas. Kesiapsiagaan tersebut, juga diakui pria dengan sapaan RBT itu, sebagai upaya warga Pamekasan yang harus diapresiasi.

Baca Juga:  Koperasi Digital Indonesia Resmi Luncurkan Produk UMKM Unggulan

“Track Pamekasan mulai menunjukkan positif sejak 3-6 April ini. Sebelumnya pasien ODP sejumlah 200 orang, namun, sejak 3-6 april menurun menjadi 190 pasien ODP. Kerja luar biasa dari tim kesehatan rumah sakit, dukungan luar biasa dari seluruh masyarakat,” ungkap Baddrut Tamam.

Hal yang juga mendapat perhatian, adalah penurunan pasien berstatus PDP dengan kode pasien nomor 02 dan 04 atas dengan inisial BS dan KM. Setelah melakukan perawatan intensif di ruang isolasi RSUD dr. Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan.

Keduanya menunjukkan hasil tidak terinfeksi Covid-19 dari hasil uji swab yang dilakukan di laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Kementerian Kesehatan Indonesia.

Baca Juga:  Zawawi Imron: Achsanul Qosasi Itu Celurit Emas

“Berkat doa kita semua, kerja luar biasa tim kesehatan Covid-19 tentu, PDP 02 dan 04 memenuhi protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah. Apreasi besar saya sampaikan kepada seluruh elemen khususnya Satgas Kewaspadaan Covid-19,” pungkasnya.

Sejak penetapan status siaga darurat Covid-19 di Jawa Timur, Kabupaten Pamekasan langsung melakukan gerak cepat dengan melakukan sosialisasi dan membentug Satua Gugus Tugas penanganan Covid-19. RSUD Smart Pamekasan oleh Pemerintah Jawa Timur juga ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan penanganan Covid-19.

Kesiapsiagaan penangana Covid-19 di Pamekasan juga ditunjukkan dengan kerja sama yang intens dengan Forkopimda Pamekasan. Gerakan tersebut juga bersinergi dengan cepat dengan pemerintahan desa di Pamekasan.

Reporter: Bahrul Rosi

Redaktur: Sulaiman