oleh

Raudah, Kartini Masa Kini dan Semangat Melawan Covid-19

MediaJatim.com, Jember – Kartini telah memahatkan namanya di dinding sejarah sebagai sosok wanita pendobrak tradisi yang dinilai memasung kebebasan wanita. Satu setengah abad yang lalu, Kartini berhasil menyibak selubung gelap yang menghalangi wanita untuk berkiprah dan mengktualisasikan dirinya.

Kartini zaman sekarang bukanlah wanita yang hanya pandai bersolek dan menjaga citra dengan tidak keluar dari bingkai feminis. Tapi ia adalah wanita ‘sosial’ dengan segudang kegiatan tanpa mengesampingkan kodrat kewanitaannya. Dan, Raudatul Hasanah bisa menjadi referensi untuk kategori wanita modern saat ini.

Wanita berusia 31 tahun ini tergolong cukup sibuk. Sehari-hari dia mengabdikan diri di SMK Maqnaul Ulum, Desa Sukorejo, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember sebagai tenaga pengajar. Kendati demikian, Raudah, sapaan akrabnya, tidak mencukupkan diri hanya membina generasi muda harapan bangsa, tapi juga menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk melawan Covid-19 bersama tim relawan Partai NasDem Jember.

Baca Juga:  Cegah Penyebaran Corona, Rumah Zakat Sosialisasikan PHBS di 33 Provinsi

Menurut Raudah, Covid-19 adalah bencana nasional yang cukup meresahkan. Virus tersebut tidak hanya menjelma sebagai pencabut nyawa manusia, namun secara tidak langsung juga mengusik sirkulasi perekonomian masyarakat. Karena itu, katanya, semua pihak harus terlibat untuk menghadang transmisi penyebaran virus yang mengincar paru-paru tersebut.

“Ini menjadi tanggungjawab kita bersama untuk membasmi virus Corona,” jelasnya.

Wanita yang selalu membalut kepalanya dengan jilbab itu, mengaku salut dengan semangat Ketua DPD Partai NasDem Jember, H Marsuki Abd. Gofur yang begitu gigih dalam melawan Covid-19. Dikatakan Raudah, dialah yang menginspirasi dirinya untuk terlibat dalam aksi sosial berupa penyemprotan disinfektan, pembagian masker, dan bagi-bagi sembako sejak sebulan yang lalu.

Baca Juga:  Gandeng Pelaku Usaha, Pemdes Plosowahyu Bantu Terdampak Covid-19

“Kakak Marsuki mempunyai motivasi dan dapat memotivasi kaum muda (wanita) untuk terlibat dalam aksi-aksi sosial melawan Corona,” lanjutnya.

Terlepas dari siapa yang memberi motivasi, namun yang pasti Raudah telah menunjukkan dirinya sebagai wanita berkarakter, memiliki kepekaan sosial, dan mempunyai tekad besar untuk melawan Corona.

Raudah bukanlah Kartini. Tapi ketelatenannya dalam membina anak didik dan keterlibatannya dalam aksi-aksi sosial merupakan pengejawantahan dari sikap Kartini masa kini.

Reporter: Aryudi A Razaq

Redaktur: A6