oleh

Ketua F-PKB DPRD Pamekasan Terus Bergerak Bantu Terdampak Covid-19

MediaJatim.com, Pamekasan – Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) masih belum berlalu. Berbagai dampak telah ditimbulkan dari mewabahnya virus yang pertama kali menyerang di Wuhan, China itu, termasuk berakibat pada stabilitas ekonomi. Banyak masyarakat yang mengeluh mengalami penurunan pendapatan dan tak jarang ada yang harus kehilangan pekerjaan.

Tidak hanya itu saja, adanya wabah Covid-19 ini juga membuat pemerintah dan pihak terkait lainnya seperti rumah sakit dan tenaga medis harus bekerja ekstra keras demi mencegah penularan dan meminimalisir jatuhnya korban.

Berangkat dari kepiluhan itulah, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Kabupaten Pamekasan Khairul Umam terus bergerak membantu meringankan beban terdampak virus Corona. Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) 2 Kabupaten Pamekasan yang meliputi Kecamatan Palengaan dan Proppo, ia melaksanakan aksi sosial bagi-bagi ribuan masker kepada masyarakat, Rabu (22/4/2020).

“Saya melakukan aksi-aksi sosial berupa menyalurkan ribuan masker kepada seluruh masyarakat, utamanya di titik-titik perkumpulan seperti pasar, perempatan jalan dan lain sebagainya,” kata Khairul Umam.

Sedangkan untuk berupaya membantu tenaga medis dalam melaksanakan tugasnya, mantan Aktivis PMII itu menyerahkan alat pelindung diri (APD) ke beberapa Puskesmas yang berada di Kecamatan Palengaan dan Proppo serta kepada aparat keamanan baik dari pihak Polri maupun TNI.

“Tak lupa juga kami menyerahkan alat perlindungan diri (APD) kepada sahabat-sahabat perawat di beberapa Puskesmas, hari ini kami masih di Kecamatan Proppo dan besok (23/4/2020) pindah ke Kecamatan Palengaan. Untuk di 2 Puskesmas, yakni Puskesmas Proppo dan Puskesmas Panaguan sudah kami serahkan APD-nya. Kemudian kepada Polsek dan Koramil Kecamatan proppo juga sudah. Bahkan kami juga memberikan ke Tim Satgas Kecamatan,” jelasnya.

Baca Juga:  Enaknya Jadi Elite, Liburan dengan Fasilitas Daerah di Tengah Pandemi Covid-19

Setelah itu, ia bersama komunitas TaretanKU langsung turun lapangan ke masyarakat Proppo, menyantuni warga yang tidak mampu, anak yatim dan janda tua, yakni dengan memberikan sembako dalam rangka membantu meringankan beban mereka di tengah pandemi Covid-19.

Saat memberikan sembako, pria lulusan Universitas Islam Madura itu tidak lupa sambil lalu memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya mengikuti anjuran pemerintah di masa pandemi seperti sekarang.

“Mari masyarakat taat pakai masker, apalagi mengingat wilayah Proppo itu sudah masuk ke zona merah. Pentingnya menjaga jarak dan jangan keluar rumah untuk sementara waktu,” tegasnya.

Meskipun tidak banyak yang bisa dilakukan, Khairul Umam berharap bisa menginspirasi semua pihak agar bersama-sama memerangi dan membatasi sebaran Covid-19 atau yang biasa kita sebut virus Corona. Penyebaran virus ini juga menyerang sisi ekonomi, mengganggu iklim perekonomian masyarakat. Sehingga itu yang melandasi gerakan pemberian sembako yang dilakukannya, sebagai bentuk support moril dan ekonomi kepada masyarakat terdampak agar tetap semangat menjalani kehidupan ini.

“Insya Allah jika semua pihak guyup bersama-sama bekerja, masyarakat taat aturan pemerintah untuk stay at home, menjaga jarak, pola hidupnya bersih, cuci tangan sampai bersih, pandemi ini bisa segera berakhir. Kita berdoa bersama-sama semoga Allah segera memenangkan kita melawan Covid-19. Semoga Allah segera mencabut Covid-19 dari Indonesia dan dunia ini,” harapnya.

Baca Juga:  Mendes PDTT Janjikan Sejumlah Desa di Pacitan Yang Alami 'Blank Spot' Segera Tersentuh Sinyal

Sehingga dalam waktu tidak lama, lanjutnya, kita akan kembali lagi hidup normal, tidak merasakan pola hidup yang hari ini carut-marut, tercabik-cabik karena hadirnya pandemi Virus Corona. Tentu hal ini perlu semua pihak bekerja bersama, tidak cukup satu-dua orang bergerak untuk memberikan edukasi dan penguatan semangat moril serta ekonomi kepada masyarakat, sama-sama menjaga stabilitas ekonomi, terutama pada masyarakat yang terdampak langsung.

Dalam kesempatan ini, Anggota DPRD asal PKB itu menjelaskan munculnya logo TaretanKU di kemasan sembako yang disebar kepada masyarakat. Menurutnya, itu nama komunitas politik dirinya.

“KU-nya itu singkatan dari Khairul Umam. Itu menjadi komunitas sosio-politik kami di bawah, agar tidak semua orang melihat politik dari sektor kepartaian saja, tapi ada gerakan-gerakan politik sosial yang kemudian kami namakan sebagai TaretanKU. Ta itu, tanyakan apa kepentingan masyarakat; re itu, rencanakan solusi untuk kepentingan masyarakat; kemudian tan itu, tanggung jawab untuk melaksanakan kebutuhan masyarakat. Jadi itu makna filosofisnya. Secara harfiah Taretan Khairul Umam, tapi ada nilai filosofis yang dikandungnya,” pungkasnya.

Reporter: Bahrul Rosi

Redaktur: Sulaiman