Segenap pimpinan dan karyawan_20240408_235739_0000

Tak Kebagian Masker, Warga Tagih Janji Kades Curah Jeruh

Media Jatim

MediaJatim.com, Situbondo – Tidak kebagian masker, warga wilayah Curah Jeruh Timur melakukan protes dan menagih janji dari Kepala Desa Curah Jeruh Sandi yang sudah pernah diucapkan.

8_20240408_234212_0006
21_20240408_234212_0019
5_20240408_234212_0003
2_20240408_234211_0000
3_20240408_234211_0001
10_20240408_234212_0008
Diskon_20240411_102039_0000

Awal mulanya kasus ini berawal dari keluhan warga yang menduga Kepala Desa Curah Jeruh Sandi telah pilih kasih terhadap warganya dalam melakukan pembagian masker beberapa hari yang lalu.

6_20240408_234212_0004
14_20240408_234212_0012
7_20240408_234212_0005
Diskon_20240408_235150_0000
24_20240408_234212_0022
13_20240408_234212_0011

Karena ada keluhan seperti itu, Selasa lalu (21/4/2020), Kades Sandi langsung menggelar pertemuan dengan Anggota BPD, Tokoh Masyarakat dan beberapa awak media di Kediaman Kotel Gold, untuk melakukan klarifikasi bahwa dugaan itu tidak benar. Akhirnya dari pertemuan itu dihasilkan kesepakatan bahwa dalam waktu dekat Kades Sandi akan membagikan sebanyak 1.000 masker di kawasan yang merasa dianaktirikan tersebut.

“Semua masker ada 4.000 buah, yang akan saya bagikan ke Curah Barat sebanyak 3.000 masker, sementara sisanya 1.000 masker akan saya bagikan secepatnya ke Curah Jeruh Timur,” kata Sandi selaku Kepala Desa saat pertemuan.

Sandi juga sudah menjelaskan, dana yang dikucurkan dalam giat bagikan 4.000 masker itu kurang lebih sebesar 30 juta rupiah.

“Asal semua tahu, saya sudah memesan 4.000 masker dengan harga per-masker Rp7.500,-. Jadi total dana yang habis untuk beli masker berjumlah Rp30.000.000,-” tegas Sandi dihadapan peserta pertemuan kala itu.

9_20240408_234212_0007
20_20240408_234212_0018
15_20240408_234212_0013
17_20240409_074953_0000
16_20240408_234212_0014
Diskon_20240409_180711_0000

Kini yang menjadi persoalan, pembagian masker untuk wilayah Curah Jeruh Timur yang katanya sebanyak 1.000 buah itu tidak kunjung dilakukan.

“Saya merasa ada tebang pilih dari Kepala Desa Sandi, kenapa pembagian Masker hanya di Curah Jeruh Barat, sedangkan Curah Jeruh Timur tidak dibagikan,” tutur salah satu warga yang bernama Hari Buntung alias Ebbud, Kamis malam (23/4/2020).

Ia mengeluh karena sampai saat ini tidak ada tindakan yang jelas dari Kepala Desa. Padahal pada saat berjanji di pertemuan, sudah disaksikan banyak orang, termasuk dari awak media.

Baca Juga:  Santri Ahlul Qohwah dan An-Nasyiin Kompak Galang¬†Dana

Atas dasar itu, Hari Buntung langsung mengekspresikan kekecewaannya dengan membuka baju untuk dijadikan masker penutup mulutnya sebagai bentuk sindiran menagih janji Kades Sandi yang tak kunjung ditepati.

“Jadi aksi membuka baju itu, saya memang menyindir dan menagih Janji Kepala Desa Curah Jeruh,” jelasnya.

Video ekspresi kekecewaan Hari Buntung itu kini tersebar di beberapa WhatsApp Group dan mengundang komentar-komentar pedas dari warga lainnya, hingga ada tokoh masyarakat yang juga ikut angkat bicara untuk meredam keadaan.

“Saya harap semua sabar, kita ambil positifnya saja. Mungkin Kepala Desa kita masih sibuk dan banyak pikiran seperti yang dikatakan Kepala Desa saat perkumpulan malam itu di rumah saya. Mari positif saja, mungkin besok atau lusa tunggu saja maskernya,” tuturnya.

Reporter: Irwan Suciono

Redaktur: Zul

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sampang_20240410_124753_0000
4_20240408_232459_0003
6_20240408_232459_0005
1_20240408_232458_0000
Dinas lingkungan hidup kabupaten sumenep_20240408_232720_0000
7_20240408_232459_0006
3_20240408_232459_0002
8_20240408_232459_0007
2_20240408_232459_0001