oleh

Heboh, Anggaran Mamin Petugas Pos Penanganan Covid-19 Desa Kumbang Sari Diduga Dipangkas

MediaJatim.com, Situbondo – Masyarakat Desa Kumbang Sari, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, kini dihebohkan dengan jatah anggaran konsumsi (makan-minum) petugas pos penanggulangan Covid-19 diduga dipangkas oknum yang tak bertanggungjawab.

Pasalnya biaya makan-minum untuk 4 orang relawan yang bertugas hanya sebesar Rp35.000,-. Semestinya Rp20.000,- per-orang, jadi kalau 4 orang total keseluruhan Rp80.000,-. Pengurangan ini dinilai dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

Khatija selaku salah satu Relawan Covid 19 di Desa Kumbang Sari mengatakan, pihaknya merasa sangat tidak diperhatikan, bertugas dari pagi sampai sore tapi hanya dikasih rujak dan minuman saja.

“Biasanya bagian ibu-ibu bertugasnya dari pagi sampai sore. Tapi sudah beberapa hari ini sudah jarang ada yang jaga. Awalnya semangat dan banyak yang jaga, saat ini banyak yang mengaku malas karena hanya dapat makan dan minum saja, itupun hanya rujak lontong dan extra joss, terkadang juga hanya nasi sama telur dan sambal saja” ungkap Khatija, Jumat (24/4/2020).

Baca Juga:  Sambut Satu Suro, Ratusan Warga Berebut Tumpeng di Pekulo

Hal senada disampaikan relawan lainnya, mereka banyak yang merasakan kecewa karena dijanjikan adanya upah transport tapi hingga saat ini hanya janji belaka.

“Mungkin memang namanya relawan, iya tidak ada honor tapi jangan sampai diberi janji semu, karena dengan begitu membuat kita kecewa, mungkin kita masyarakat yang bodoh dalam soal aturan desa tapi kita tidak gampang dibodohi,” papar relawan Mimi.

Masalah anggaran mamin relawan yang tergolong sangat kecil itu dibenarkan oleh pemilik warung yang biasa dijadikan tempat membeli makanan dan minuman para relawan.

Baca Juga:  Event Seni Budaya Pelangi di Sumenep Akan Digelar

“Iya benar, kadang 3 orang Rp25.000,-, kadang 4 orang hanya Rp35.000,-. Itu hanya cukup beli rujak lontong atau nasi pecel, lengkap dengan minumannya. Untung disini jualannya murah meriah,” kata Pemilik Warung Suyati.

Ia juga menjelaskan, masalah makan-minum para relawan memang sudah ditanggung dan dipesankan oleh Ketua Kampung.

“Iya semua disuruh Pak Kampung, jadi memang menyuruh saya melayani untuk memberikan makan dan minum bagi semua relawan penjaga pos Covid-19 ini,” terangnya.

Sementara Kepala Desa Kumbang Sari Syamsuyono sedang tidak ada di rumahnya dan mengaku ada acara di rumah sanak familinya.

“Maaf Mas, saya saat ini masih berada di rumah saudara karena ada acara keluarga,” singkatnya.

Reporter: Irwan Suciono

Redaktur: Zul

Komentar

1 komentar

  1. Menurut Kajari Situbondo bahwa pihak yang memotong anggaran korban covid-19 akan dituntut hukuman mati. Ayo buktikan pak Kajari Situbondo jangan hanya bersilat lidah, tapi bersilatlah dgn para pengemplang dana covid-19 dgn tujuan mengenakan hukum di tengah kesengsaraan rakyat.

Comments are closed.