Segenap pimpinan dan karyawan_20240408_235739_0000

Heboh, Anggaran Mamin Petugas Pos Penanganan Covid-19 Desa Kumbang Sari Diduga Dipangkas

Media Jatim

MediaJatim.com, Situbondo – Masyarakat Desa Kumbang Sari, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, kini dihebohkan dengan jatah anggaran konsumsi (makan-minum) petugas pos penanggulangan Covid-19 diduga dipangkas oknum yang tak bertanggungjawab.

8_20240408_234212_0006
21_20240408_234212_0019
5_20240408_234212_0003
2_20240408_234211_0000
3_20240408_234211_0001
10_20240408_234212_0008
Diskon_20240411_102039_0000

Pasalnya biaya makan-minum untuk 4 orang relawan yang bertugas hanya sebesar Rp35.000,-. Semestinya Rp20.000,- per-orang, jadi kalau 4 orang total keseluruhan Rp80.000,-. Pengurangan ini dinilai dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

6_20240408_234212_0004
14_20240408_234212_0012
7_20240408_234212_0005
Diskon_20240408_235150_0000
24_20240408_234212_0022
13_20240408_234212_0011

Khatija selaku salah satu Relawan Covid 19 di Desa Kumbang Sari mengatakan, pihaknya merasa sangat tidak diperhatikan, bertugas dari pagi sampai sore tapi hanya dikasih rujak dan minuman saja.

23_20240408_234212_0021
18_20240409_074953_0001
11_20240408_234212_0009
12_20240408_234212_0010
22_20240408_234212_0020
19_20240408_234212_0017

“Biasanya bagian ibu-ibu bertugasnya dari pagi sampai sore. Tapi sudah beberapa hari ini sudah jarang ada yang jaga. Awalnya semangat dan banyak yang jaga, saat ini banyak yang mengaku malas karena hanya dapat makan dan minum saja, itupun hanya rujak lontong dan extra joss, terkadang juga hanya nasi sama telur dan sambal saja” ungkap Khatija, Jumat (24/4/2020).

Baca Juga:  Bupati Bondowoso: Kemajuan Daerah Tugas Bersama Eksekutif dan Legislatif

Hal senada disampaikan relawan lainnya, mereka banyak yang merasakan kecewa karena dijanjikan adanya upah transport tapi hingga saat ini hanya janji belaka.

9_20240408_234212_0007
20_20240408_234212_0018
15_20240408_234212_0013
17_20240409_074953_0000
16_20240408_234212_0014
Diskon_20240409_180711_0000

“Mungkin memang namanya relawan, iya tidak ada honor tapi jangan sampai diberi janji semu, karena dengan begitu membuat kita kecewa, mungkin kita masyarakat yang bodoh dalam soal aturan desa tapi kita tidak gampang dibodohi,” papar relawan Mimi.

Masalah anggaran mamin relawan yang tergolong sangat kecil itu dibenarkan oleh pemilik warung yang biasa dijadikan tempat membeli makanan dan minuman para relawan.

Baca Juga:  Calon Duta Bela Negara Temui Dandim Pamekasan

“Iya benar, kadang 3 orang Rp25.000,-, kadang 4 orang hanya Rp35.000,-. Itu hanya cukup beli rujak lontong atau nasi pecel, lengkap dengan minumannya. Untung disini jualannya murah meriah,” kata Pemilik Warung Suyati.

Ia juga menjelaskan, masalah makan-minum para relawan memang sudah ditanggung dan dipesankan oleh Ketua Kampung.

“Iya semua disuruh Pak Kampung, jadi memang menyuruh saya melayani untuk memberikan makan dan minum bagi semua relawan penjaga pos Covid-19 ini,” terangnya.

Sementara Kepala Desa Kumbang Sari Syamsuyono sedang tidak ada di rumahnya dan mengaku ada acara di rumah sanak familinya.

“Maaf Mas, saya saat ini masih berada di rumah saudara karena ada acara keluarga,” singkatnya.

Reporter: Irwan Suciono

Redaktur: Zul

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sampang_20240410_124753_0000
4_20240408_232459_0003
6_20240408_232459_0005
1_20240408_232458_0000
Dinas lingkungan hidup kabupaten sumenep_20240408_232720_0000
7_20240408_232459_0006
3_20240408_232459_0002
8_20240408_232459_0007
2_20240408_232459_0001

Respon (1)

  1. Menurut Kajari Situbondo bahwa pihak yang memotong anggaran korban covid-19 akan dituntut hukuman mati. Ayo buktikan pak Kajari Situbondo jangan hanya bersilat lidah, tapi bersilatlah dgn para pengemplang dana covid-19 dgn tujuan mengenakan hukum di tengah kesengsaraan rakyat.

Komentar ditutup.