Iklan Stop Rokok Ilegal Sumenep

33 PMI dari Malaysia Tiba di Pamekasan, Versi Rapid Test Dinyatakan Negatif Covid-19

  • Bagikan

MediaJatim.com, Pamekasan – Kepulangan 33 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Negara Malaysia disambut oleh Forkopimda Tim Satgas Covid-19 di Terminal Ronggosukowati, Jalan Raya Ceguk Pamekasan, Kamis malam (30/4/2020).

Pekerja dari Malaysia itu langsung mendapatkan pemeriksaan dan pendataan dari Tim Medis Satgas Covid-19 Kabupaten Pamekasan. Pemeriksaan ini dilakukan demi mencegah penukaran Covid-19 di Kabupaten Pamekasan.

Stop Rokok Ilegal Sumenep

Menurut Anggota Satgas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Pamekasan Sigit Priyono, sebelum tiba di Pamekasan, 33 PMI tersebut dinyatakan negatif Covid-19 berdasarkan hasil Rapid test yang dilakukan di Surabaya.

Baca Juga:  P2JD dan PNPM Bisa Dilanjut ke Pengaspalan dan Paving

“Telah dilaksanakan Rapid tes di Surabaya hasilnya ke 33 orang PMI negatif,” ujar Sigit Priyono.

Namun mereka masih tetap diminta untuk melakukan isolasi secara mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari. Dari 33 orang PMI, terdapat 2 orang dari Kabupaten Sampang dan 2 orang dari Kabupaten Sumenep serta sisanya berasal dari Kabupaten Pamekasan yang tersebar di 6 kecamatan, yakni Batumarmar, Pasean, waru, Pakong, Pegantenan dan Tlanakan.

“Selama pemeriksaan dan pendataan berjalan dengan tertib, aman dan lancar, tidak ditemukan hal yang menonjol. Namun para PMI tetap diminta untuk melaksanakan isolasi mandiri di rumah masing-masing,” jelasnya.

Baca Juga:  Anggota DPRD Pamekasan Ini Turut Meriahkan Anniversary ke 5 Your B

Setelah kegiatan pemeriksaan dan pendataan selesai, seluruh PMI melanjutkan perjalanan menuju rumah dengan dijemput oleh keluarganya. Dan Satgas Covid-19 Kecamatan maupun Desa akan terus memantau secara berjenjang kondisi dari seluruh pekerja tersebut.

Reporter: Bahrul Rosi

Redaktur: Zul

Stop Rokok Ilegal
  • Bagikan
WhatsApp chat