Segenap pimpinan dan karyawan_20240408_235739_0000

Ifan: Potensi Pertanian Jember Bagus, tapi Punya Problem Krusial

Media Jatim

MediaJatim.com, Jember – Potensi pertanian di Jember sungguh luar biasa. Lahan pertaniannya termasuk salah satu daerah yang terluas di Jawa Timur. Dengan ketersediaan air yang cukup dan didukung sistem irigasi yang memadai, maka sektor pertanain di Jember cukup membanggakan. Bahkan khusus untuk produksi padi, Jember menjadi salah satu lumbung pangan Jawa Timur.

8_20240408_234212_0006
21_20240408_234212_0019
5_20240408_234212_0003
2_20240408_234211_0000
3_20240408_234211_0001
10_20240408_234212_0008
Diskon_20240411_102039_0000

Namun tidak ada jaminan kebanggaan tersebut akan terus berlangsung. Sebab, ada problem krusial yang mesti diatasi. Yaitu terus merosotnya sumber daya manusia (SDM) di bidang pertanian. Problem tersebut merupakan persoalan nasional.

6_20240408_234212_0004
14_20240408_234212_0012
7_20240408_234212_0005
Diskon_20240408_235150_0000
24_20240408_234212_0022
13_20240408_234212_0011

“Ini bahaya untuk masa-masa mendatang. Sebab siapa nanti yang akan menggarap sawah, siapa yang akan bekerja kalau tidak ada regenerasi,” ujar Ifan Ariadna di Jember, Rabu (6/5/2020).

Menurut Bakal Calon Bupati Jember ini, regenerasi petani memang bermasalah. Sebab, profesi petani kurang diminati generasi muda, khususnya di pedesaan. Secara umum, katanya, generasi muda di Indonesia lebih memilih berkarya di sektor industri dibanding mengembangkan pertanian. Rendahnya pendapatan di bidang pertanian menjadi salah satu faktornya.

9_20240408_234212_0007
20_20240408_234212_0018
15_20240408_234212_0013
17_20240409_074953_0000
16_20240408_234212_0014
Diskon_20240409_180711_0000

Dikatakan Ifan, usia para petani akan terus menua. Sedangkan di sisi lain, generasi muda tidak tertarik untuk jadi petani karena dinilai sebagai pekerjaan dengan status sosial yang rendah. Karena itu, banyak angkatan kerja potensial yang memilih bekerja di sektor lain, atau bahkan berimigrasi keluar untuk tujuan yang sama.

Baca Juga:  500 Dapat Sertifikat Redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria

Oleh karena itu, lanjutnya, maka salah satu caranya adalah melakukan pengembangan atau inovasi terhadap sektor pertanian. Lahan pertanian digarap secara modern agar lebih keren di kalangan generasi muda, di samping bertujuan untuk meningkatkan produksi sekaligus pendaptan petani.

“Jangan bilang itu tidak mungkin. Semuanya mungkin kalau kita mau, tentu harus bertahap. Kita punya Poltek, kita juga punya Fakultas Pertanian di Unej (Universitas Jember), dan sebagainya, Kita bersinergi dengan mereka,” pungkasnya.

Reporter: Ardiansyah

Redaktur: Sulaiman

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sampang_20240410_124753_0000
4_20240408_232459_0003
6_20240408_232459_0005
1_20240408_232458_0000
Dinas lingkungan hidup kabupaten sumenep_20240408_232720_0000
7_20240408_232459_0006
3_20240408_232459_0002
8_20240408_232459_0007
2_20240408_232459_0001