Segenap pimpinan dan karyawan_20240408_235739_0000

Kembali Tersangkut Kabar Tidak Sedap, Bacabup BK Diduga Pakai Dana Banpol

Media Jatim

MediaJatim.com, Situbondo – Setelah sebelumnya diberitakan diduga menggelar perkumpulan massa tanpa mengindahkan anjuran physical distancing, kini salah satu Bakal Calon Bupati (Bacabup) Situbondo berinisial BK kembali dikabarkan tidak sedap.

8_20240408_234212_0006
21_20240408_234212_0019
5_20240408_234212_0003
2_20240408_234211_0000
3_20240408_234211_0001
10_20240408_234212_0008
Diskon_20240411_102039_0000

Kini Bacabup BK diduga melakukan kegiatan dengan menggunakan Dana Bantuan Partai Politik (Banpol) DPC Partai Gerindra. Karena ia terpantau nimbrung dalam kegiatan Peningkatan Partisipasi dalam Demokrasi Pemilih Pemula se-kabupaten Situbondo yang digelar di Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Sabtu lalu (2/5/2020).

6_20240408_234212_0004
14_20240408_234212_0012
7_20240408_234212_0005
Diskon_20240408_235150_0000
24_20240408_234212_0022
13_20240408_234212_0011

Menurut pengakuan Sekjend DPC Partai Gerindra Kabupaten Situbondo Aziz, kegiatan itu menggunakan Dana Banpol Tahun Anggaran 2020. Akan tetapi ia membantah kalau kegiatan itu diselenggarakan untuk salah satu Bacabup Situbondo.

“Benar, itu acara DPC Partai Gerindra kebetulan bertempat di kediaman saya di Desa Kalianget. Acara itu memakai Dana Banpol. Tapi itu bukan acara Bacabup BK, melainkan Acara DPC Partai Gerindra kedatangan Bacabup BK. Ia datang setelah ac
ara DPC Partai Gerindra selesai untuk memberikan pembagian zakat,” jelas Aziz saat dihubungi via Telepon, Selasa (5/5/2020).

Namun kegiatan tersebut tetap menuai kritik keras sebab adanya kedatangan Bacabub BK. Sehingga kuat dugaan bukan kegiatan Peningkatan Partisipasi dalam Demokrasi Pemilih Pemula se-kabupaten Situbondo, melainkan kegiatan Bacabub BK dengan memakai Anggaran Dana Banpol APBD Tahun 2020.

9_20240408_234212_0007
20_20240408_234212_0018
15_20240408_234212_0013
17_20240409_074953_0000
16_20240408_234212_0014
Diskon_20240409_180711_0000

Seperti yang diungkap Bupati DPD Lira Kabupaten Situbondo Didik Martono. Ia sangat menyayangkan perihal tersebut, karena dalam acara tersebut diduga adanya tumpang tindih dengan pelaksanaan kampanye terselubung. Apalagi dengan memakai Dana Banpol.

Baca Juga:  Bagi Hasil Alih Fungsi Hutan di Bondowoso Tuai Sorotan

“Saya sangat kecewa dengan adanya seperti ini. Acaranya tumpang tindih, ini ada dugaan melaksanakan kampanye terselubung bahkan terindikasi memakai Dana Banpol. Semua itu jelas melanggar kode etik,” tegas Didik Martono.

Dana Bantuan Partai Politik ini hanya boleh digunakan untuk kepentingan partai saja. Tapi menurut Didik Martono, tidak untuk pelaksanaan kampanye terselubung salah satu Bacabup.

“Kalau masalah memakai dana Banpol untuk partai politik itu tidak apa-apa, karena itu memang sudah peruntukkannya. Sekarang masalahnya jika ada dugaan dipakai oleh salah satu oknum Bacabup untuk melakukan kampanye itu, jelas melanggar aturan dari Kemendagri Tentang Penyaluran dan Penggunaan Bantuan Keuangan kepada Partai Politik,” paparnya.

Sementara Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bankesbangpol) Kabupaten Situbondo tidak memberikan komentar apapun, hanya mengirimkan file dari Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia tentang Bantuan Partai Politik 2020.

Reporter: Frengky

Redaktur: Zul

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sampang_20240410_124753_0000
4_20240408_232459_0003
6_20240408_232459_0005
1_20240408_232458_0000
Dinas lingkungan hidup kabupaten sumenep_20240408_232720_0000
7_20240408_232459_0006
3_20240408_232459_0002
8_20240408_232459_0007
2_20240408_232459_0001