oleh

Pandemi Covid-19, Anggota DPRD F-Gerindra Bantu Nelayan dan Santuni Anak Yatim

MediaJatim.com, Pamekasan – Dalam rangka mengurangi beban masyarakat dalam menghadapi penyebaran Covid-19, Anggota DPRD Fraksi Gerindra Kabupaten Pamekasan H Doni Febrorurrasyid melakukan bakti sosial berupa pemberian sembako pada nelayan dan santunan anak yatim di kediamannya, Kecamatan Tlanakan, Selasa (19/5/2020).

Doni Febrorurrasyid mengatakan, pandemi Covid-19 ini sudah mempengaruhi semua tatanan di masyarakat, termasuk dalam sektor perekonomian. Keluhan masyarakat saat ini beragam, mulai dari sulitnya mendapatkan penghasilan, hingga harga bahan pokok yang semakin naik.

“Keluhan masyarakat sudah nyaring terdengar dan beragam, tak terkecuali mereka yang kesehariannya sebagai nelayan. Sekarang itu harga bahan pokok naik, sedangkan penghasilan semakin seret,” katanya saat ditemui usai memberikan bantuan dan santunan.

Baca Juga:  Kompak: Kepemimpinan Bupati Sumenep Rezim Dusta

Maka dari itu, pihaknya hadir untuk meringankan beban mereka melalui pemberian sembako kepada para nelayan dan janda tua sekaligus santunan yatim.

“Semoga bisa meringankan beban terdampak Covid-19, khususnya para nelayan dan janda-janda tua yang memang benar-benar butuh uluran tangan untuk bertahan hidup,” imbuhnya.

Sementara untuk santunan anak yatim, Anggota Komisi IV DPRD Pamekasan itu mengaku memang sudah rutin dilakukan setiap bulan, hanya saja karena saat ini lagi momentum bulan Ramadhan dan di tengah pandemi Corona pula, data untuk anak yatim yang mendapatkan santunan ditambah.

Baca Juga:  Apresiasi Karya Siswa, SMKN 3 Pamekasan Gelar Pertunjukan Gaun Pengantin

“Kalau santunan memang sudah rutin tiap bulan. Karena sekarang lagi bulan Ramadhan dan di tengah menghadapi penyebaran Covid-19, maka data yang tercover ditambah,” tegas Dewan yang  terpilih dari Daerah Pemilihan  I Kabupaten Pamekasan (Kecamatan Kota dan Tlanakan).

Dewan Doni, sapaan akrabnya, juga berharap pandemi ini segera berakhir, sehingga masyarakat bisa beraktivitas seperti sediakala dan pemerintah diminta lebih serius lagi menangani wabah virus yang pertama kali menyerang Kota Wuhan, China ini.

“Pemerintah harus lebih serius lagi melakukan penanganan wabah Corona. Biar masyarakat bisa beraktivitas kembali seperti sediakala,” pungkasnya.

Reporter: Bahrul Rosi

Redaktur: Sulaiman