oleh

Soal New Normal, Begini Kata Ketua DPRD Bangkalan

MediaJatim.com, Bangkalan – New Normal atau Kenormalan Baru ramai diperbincangkan sebagai rencana yang akan diambil Pemerintah setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilonggarkan nantinya.

New Normal identik dengan pembukaan sarana, ruang publik, perkantoran, industri, sekolah, dan lainnya. Kebijakan itu agar masyarakat dapat beradaptasi dan beraktivitas seperti biasa meski Covid-19 masih mewabah.

Menyikapi kabar itu, Ketua DPRD Bangkalan Muhammad Fahad, penerapan New Normal bisa dilakukan di daerah-daerah yang kasus Covid-19 sudah menurun dan mulai stabil.

“Bagi saya, New Normal itu sepertinya masih belum waktunya diterapkan di Bangkalan sekarang,” kata Muhammad Fahad, Jumat (29/5/2020).

Baca Juga:  Pemkab Sumenep akan Ajak Gojek, Mahasiswa Khawatir

Politikus Partai Gerindra mengungkapkan, kasus Covid-19 Bangkalan terus meningkat, apalagi dalam beberapa hari terakhir ini cukup signifikan.

Menurutnya, legislatif akan terus mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) serta Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan untuk mengkaji dan mengevaluasi penanganan percepatan penanganan Covid-19 selama ini.

“Konsep menuju New Normal itu juga harus dikaji dan akan dibahas dulu bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 sebelum diterapkan,” terangnya.

Sekedar diketahui Peta Sebaran Covid-19 di Kabupaten Bangkalan Per tanggal 29 Mei Pukul 13.30 WIB, jumlah ODR mencapai 19.587, ODP 911 orang, PDP 22 orang (13 meninggal dan 3 sembuh), terkonfirmasi positif sejumlah 39 (6 sembuh dan 3 meninggal).

Baca Juga:  Zaini: Batik yang Dilelang Hanya 'Cuplikan' Saja

Reporter: Wahyudi

Redaktur: Zul