oleh

Gagas Teras Belajar, Upaya PMM UMM Bantu Keberlangsungan Pendidikan

MEDIAJATIM.COM, Malang – Dalam situasi pandemi Covid-19, Mahasiswa PMM Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kelompok 33 mengadakan kegiatan Teras Belajar bersama anak-anak di Desa Gadingkulon, Kabupaten Malang. Kegiatan yang dimulai sejak 13 Agustus 2020 lalu ini digagas sebagai upaya membantu keberlangsungan pendidikan anak-anak di desa.

Mahasiswa di bawah bimbingan Dosen Ary Bahtiar itu berikhtiar membantu para anak-anak yang sedang menempuh pendidikan khususnya tingkat dasar yang mengalami keterbatasan pemahaman pelajaran akibat pembelajaran yang diterapkan secara daring.

Kita ketahui, selama pandemi covid-19 ini pembelajaran di seluruh jenjang pendidikan dilakukan secara daring, begitupun di Desa Gadingkulon. Anak-anak di SDN 1 Gadingkulon juga melakukan pembelajaran secara daring. Selama pembelajaran secara daring siswa melakukan pembelajaran dari rumah.

Baca Juga:  LPI Al-Ibrahimi Tingkatkan Skill Siswa Melalui Belajar Kelompok

“Di masa pandemi ini kegiatan pembelajaran tidak mungkin dilakukan secara tatap muka, karena disinyalir dapat memicu penyebaran virus Corona. Namun tidak semua anak dapat memahami pembelajaran secara daring dengan baik, bahkan sebagian orang tua ada yang kesulitan memfasilitasi belajar bagi anak-anaknya,” ujar Koordinator Kelompok 33 PMM UMM 2020, Else Dyah, Sabtu (22/8/2020).

Katanya, Teras Belajar ini diyakini dapat membantu para siswa yang masih belum mampu beradaptasi dengan baik terhadap perubahan sistem pembelajaran akibat mewabahnya virus Corona tersebut.

“Teras Belajar ini kami rasa sebagai salah satu solusi membantu adik-adik untuk tetap mendapatkan pendidikan di tengah pandemi. Walaupun tidak sepenuhnya optimal seperti sebelumnya ada wabah Corona ini,” lanjutnya.

Baca Juga:  Harlah Ke-110, Pesantren Al-Huda Datangkan Dua Penceramah Kondang

Sementara salah satu siswa yang masih mengenyam pendidikan dasar di Desa Gadingkulon mengaku sangat senang dengan adanya mahasiswa PMM dari Universitas Muhammadiyah Malang ini. Sebab dengan adanya Teras Belajar, kesulitan memahami pembelajaran secara daring bisa teratasi.

“Dengan adanya teras belajar ini saya menjadi terbantu dalam mengerjakan soal-soal yang belum saya mengerti,” ungkap siswi yang biasa dipanggil Nana.

Namun pelaksanaan kegiatan Teras Belajar ini tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, serta untuk menambah semangat belajar siswa, setiap akhir pertemuan diadakan pemberian doorprize dengan hadiah alat-alat sekolah, seperti penghapus, pensil dan lainnya.

Reporter: Ist

Redaktur: Zul