oleh

Manfaatkan Potensi Desa, Mahasiswa UMM Adakan Pelatihan Selai Jeruk

MEDIAJATIM.COM, Malang – Pandemi Covid-19 tidak menghalangi warga Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang untuk tidak produktif. Bersama mahasiswa Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Kelompok 33 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), mereka melakukan pelatihan pembuatan Selai Jeruk sebagai sarana untuk memanfaatkan potensi Desa Gadingkulon bersama warga.

Pelatihan pembuatan Selai Jeruk ini dilakukan selama 2 kali pertemuan, yakni pada tanggal 22 dan 27 Agustus 2020.

Mayoritas mata pencaharian penduduk Desa Gadingkulon adalah sebagai petani. Salah satu komoditas utama yang dihasilkan adalah jenis sayur-sayuran dan buah-buahan, seperti jeruk. Melihat potensi daerah yang sangat melimpah dan belum diolah dengan baik ini, PMM UMM Kelompok 33 yang beranggotakan Else Dyah Maya Saputri, Annisa Dyah Febrianti, Rizkika Dwi Meilinda, Risma Ilmi Fazila, dan Karina Putri Ramadhany berusaha memberikan pelatihan sebagai bentuk pemberdayaan sumber daya Manusia (SDM) dan pemanfaatan potensi lokal.

Baca Juga:  Gagas Teras Belajar, Upaya PMM UMM Bantu Keberlangsungan Pendidikan

Bahan-bahan yang diperlukan dalam pembuatan Selai Jeruk ini, seluruhnya dipersiapkan oleh mahasiswa PMM UMM. Bahan tersebut antara lain berupa Buah Jeruk Iris, Gula, Tepung Maizena, dan Perisa Lemon.

“Selama ini belum ada pelatihan pembuatan Selai Jeruk di RT kami, sejauh ini yang pernah hanya pelatihan pembuatan minuman dari buah Jeruk saja,” ujar Santi, salah satu warga yang ikut pelatihan, Kamis (27/8/2020).

Masyarakat terlihat sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Hal itu terlihat dari perhatian mereka menyimak tutorial pembuatan Selai Jeruk.

Baca Juga:  Mensos Khofifah: Jangan Ada Pungutan Seperak Pun

“Ada ibu-ibu yang mencatat resep dan langkah pembuatan Selai Jeruk, ada yang mendokumentasikan dengan video, dan ada juga yang ikut membantu kami selama proses pembuatan selai, saya senang karena warga sangat terlihat antusias dan tertarik dengan proker kami,” ungkap salah satu mahasiswa PMM, Rizkika Dwi Meilinda.

Dengan adanya pelatihan ini diharapkan warga dapat termotivasi untuk memanfaatkan dan mengembangkan potensi yang sudah ada di Desa Gadingkulon, mengingat desa ini sangat berpotensi sekali.

Reporter: Ist

Redaktur: Zul