oleh

Melalui Bhakti Saka Kencana, BKKBN Pertegas Peran Pramuka dalam Aksi Dunia

MEDIAJATIM.COM, Pamekasan – Dalam rangka memperingati Hari Pramuka dan Hari Remaja Internasional, Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur bersama Saka Kencana melaksanakan agenda Bhakti Saka Kencana yang diletakkan di tiga kabupaten berbeda di Jawa Timur, yakni Magetan, Ngawi dan Pamekasan.

Di Kabupaten Pamekasan digelar pada hari Senin (7/9/2020), dengan mengusung dua tema sekaligus; “Keterlibatan Remaja untuk Aksi Dunia” dan “Peran Gerakan Pramuka Ikut Membantu Dalam Penanggulangan Bencana Covid-19 dan Bela Negara”.  

Dalam kegiatan ini juga dilakukan pembagian masker di perempatan jalan Gadin dan Gurem, sebagai bentuk aksi nyata gerakan Pramuka dalam menanggulangi wabah mematikan yang sedang melanda dunia saat ini.

Tidak hanya itu saja, peserta kegiatan kemudian bergerak melakukan bersih-bersih di area dan masjid di Pondok Pesantren Darul Hikmah, Kayu Manis, Jungcangcang, Pamekasan. Termasuk di dalamnya juga diadakan pemberian bantuan tempat cuci tangan dan termogun, serta pembagian sembako ke masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Ngeri, Pemuda Madura Nikahi Gadis Dekat Mayat

Selepas kegiatan Bakti Sosial itu, BKKBN bersama Saka Kencana masih menggelar acara Talkshow yang membahas Program GenRe dengan mendatangkan tiga  narasumber, Dra. Suhartuti, M.M., Dra. Yudistina, M.M., dan Endang Soelistyowati, S.St., S.Pd., M.Kes.

Suhartuti selaku pemateri menginginkan remaja di Kabupaten Pamekasan bisa merencanakan kehidupan berkeluarga lebih matang melalui program Pendewasaan Usia Pernikahan (PUP).

“Pendewasaan Usia Perkawinan melalui Program GenRe, diharapkan remaja terbebas dari Triad KRR (Kesehatan Reproduksi Remaja) yaitu seks pra nikah, Napza dan Pernikahan dini,” katanya.

GenRe atau Generasi Berencana, tambah Suhartuti, merupakan program untuk mewujudkan generasi emas dengan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah Program PUP (Pendewasaan Usia Perkawinan) merupakan anjuran agar remaja menikah di usia ideal menikah yaitu minimal untuk perempuan 21 tahun dan untuk laki-laki 25 tahun.

Baca Juga:  Resmi! KPU Sumenep Rilis DCS Anggota DPRD Kabupaten Sumenep pada Pileg 2019

Mengingat pandemi Covid-19 masih belum berlalu, Suhartuti berharap Pramuka harus tetap giat membantu pemerintah untuk melakukan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat.

“Ada protokol kesehatan yang harus dilakukan, yakni 3 M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” tukasnya di saat memaparkan materi Talkshow yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Pamekasan, Andalan Kwartir Nasional Bela Negara, Andalan Saka Kwarta Jatim, Pengasuh Pondok Pesantren Darul Hikmah, dan Camat Pamekasan tersebut.

Reporter: Bahrul Rosi

Redaktur: Zul

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *