KSEI JEBIS IAIN Madura; Mengikat Diam dengan Karya Tulis Ilmiah

MEDIAJATIM.COM | Pamekasan – Dalam rangka meningkatkan minat literasi Kelompok Studi Ekonomi Islam Jurusan Ekonomi dan Bisnis Islam (KSEI JEBIS) IAIN Madura mengadakan Diklat Karya Tulis Ilmiah (DIKTI III) dengan bertemakan “Memikat Diam dengan Karya Tulis Ilmiah” di Aula Nurussolihin, Jalan Veteran Barat, Panglegur, Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Ahad (18/10/2020).

Acara ini mendatang dua pedapuk andal di bidangnya, Ridan Muhtadi dan Wildatul Muawwanah, serta dihadiri para jajaran pengurus dan 42 peserta.

Menurut Direktur Utama KSEI JEBIS IAIN Madura, Aliful Muhlis, acara ini merupakan agenda yang sangat urgent dalam mewujudkan kaderisasi yang berliterasi ilmiah dan demi mewujudkan program kerja dari divisi Write and Paper (WnP).

Baca Juga:  UKT Pagar Nusa Pamekasan Istimewa, Ini Penyebabnya

“Diklat ini adalah wujud kerja nyata proker WnP. Hal ini juga dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman kita dari tulis menulis khususnya dalam tulis ilmiah,” tutur Muhlis, sapaan akrabnya.

Tidak hanya itu, Muhlis menambahkan, kegiatan ini juga untuk mewujudkan cita-cita dari FoSSEI Nasional yaitu membumikan Ekonomi Robbani.

Sementara Khairun Nisa selaku Kepala Departemen WnP berharap, atas terselenggaranya acara tersebut dapat memberikan pandangan dan menjadi dasar di dalam mengembangkan potensi dalam berliterasi ilmiah.

“Kami berharap dengan adanya acara ini dapat memberikan pengalaman baru dalam mengubah pola pikir mengenai literasi ilmiah,” harapnya.

Baca Juga:  Pertahankan Zona Hijau, PMII Guluk-Guluk Cegah Penyebaran Covid-19

Sedangkan peserta kegiatan diklat ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia yang telah melaksanakan acara yang diakui sangat berkualitas tersebut.

“Kami sangat berterimakasih kepada panitia yang telah memberikan pelatihan semacam ini, karena hal ini akan menjadi bekal yang sangat penting bagi kami untuk terus mengembangkan minat literasi kami dalam ilmiah,” tandas salah satu peserta, Mahalli.

Reporter: Mufid

Redaktur: Zul

WhatsApp chat