Iklan Stop Rokok Ilegal Sumenep

Pilkada Ajang Unjuk Karya Para Pelaku Industri Kreatif

  • Bagikan

MEDIAJATIM.COM | Jember – Pentas politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tidak bisa lepas dari perang panggung para Paslon (pasangan calon) dalam berkampanye. Semakin efektif dan kreatif ketika portal media sosial dimanfaatkan dengan maksimal untuk mengundang partisipasi publik. Terutama untuk mengenalkan figur dan atau menyampaikan visi misi kepada khalayak melalui kemasan-kemasan kekinian dan dekat dengan calon pemilih.

Di setiap tingkatan, mulai dari Pilpres hingga Pilkades, dinamika unjuk kreasi dalam bernarasi dan membuat kemasan kampanye yang kreatif dan inovatif, mudah disaksikan. Ruang ini yang kemudian menjadi bentuk untuk menilai seberapa kreatif para tim sukses dan pendukung untuk menampilkan visi dan misi paslon jagoannya.

Stop Rokok Ilegal Sumenep

Dalam Pilkada Jember 2020, hal itulah yang ditunjukkan oleh para pendukung dan simpatisan Paslon Nomor 02 Hendy Siswanto-Muhammad Balya Firjaun Barlaman. Tidak hanya kreatif secara naratif, bentuk kampanye dalam kemasan kreasi lagu, tari dan video terus ditampilkan dalam ruang-ruang media sosial dan mendapat respons positif dari masyarakat.

“Sepanjang ada pemilihan bupati di Jember, belum ada gerakan dan suasana kreatif se-masif seperti yang dilakukan oleh para pendukung Paslon Haji Hendy dan Gus Firjaun,” kata Guntur, wartawan dan pengamat media sosial, Sabtu (7/11/2020).

Baca Juga:  GM Mengajak Bersatu untuk Membangun Jember

Seperti baru-baru ini muncul di laman youtube Rien TV Channel, sebuah video musik bertajuk Kode Keras, Lagu Untuk Netizen Yang Terhormat. Video musik tersebut langsung mendapat sorotan dan respons beragam. Dalam video musik itu, terlihat para talent menyanyikan lagu yang berisi ajakan untuk memanfaatkan media sosial dengan bijak dan tidak menyebar kebencian serta fitnah dalam berkampanye.

Adalah Willy Juno, orang dibalik pembuatan konten segar tersebut. Lagu yang dibuat bersama anggota Lingkar Kreatif Independen (LAKI, red.) tersebut merupakan karya yang disumbangkannya untuk perjuangan Hendy Siswanto dan Gus Firjaun dalam berkampanye.

“Agak jenuh dan kesal juga melihat banyaknya berita negatif dan hoax di media sosial selama masa Pilkada. Isu itulah yang kami angkat dalam lagu sebagai bahan refleksi bersama,” katanya seraya mengatakan proses pembuatan video dan musiknya juga dibantu oleh Wakajzee Studio’s, rumah produksi yang selama ini banyak membuat konten-konten mengangkat produk-produk kreatif Jember lewat kanal youtube.

Baca Juga:  Ifan: Pesantren Disiapkan Bantuan Operasional Santri

Yudho Andriansyah, Kepala Biro Media dan Komunikasi HSGF mengatakan, pihaknya mendapat banyak support dari relawan dan simpatisan yang memberi ide-ide segar untuk berkampanye secara kreatif.

“Kami tentu saja sangat berterima kasih dengan banyaknya ide kreatif para relawan dan pendukung Haji Hendy dan Gus Firjaun. Sesuai dengan peraturan dan himbauan untuk lebih banyak melakukan kampanye interaktif lewat sosial media, saya rasa hal-hal kreatif seperti ini sangat efektif untuk menguji kapabilitas Paslon sebagai calon pemimpin Jember masa depan,” imbuhnya.

Selama bersifat positif dan tidak mengandung provokasi, memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan visi dan misi Paslon, sah-sah saja, bahkan itu termasuk gerakan kampanye sehat di masa pandemi. Sebagaimana yang dapat dianalisa, konten kampanye cerdas dan sehat serta kreatif adalah gambaran dari Paslon yang didukung.

“Kalau mau Jember kreatif, jawabannya juga sudah jelas untuk memilih paslon yang paling kreatif dan cerdas dalam berkampanye. Semudah itu,” pungkas Yudho diakhir wawancaranya.

Reporter: Aryudi A Razaq

Redaktur: Sulaiman

Stop Rokok Ilegal
  • Bagikan
WhatsApp chat