oleh

Gus Afi: Jangan Sampai Kasus Seperti Petamburan Terjadi di Bangil

MEDIAJATIM.COM | Pasuruan – Apel kebangsaan yang digelar oleh Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda Ansor dan diikuti oleh 6.410 Kader Badan Ansor Serbaguna (Banser) se-Jawa merupakan hal yang sangat berbeda dan istimewa.

Dengan mengandalkan teknologi aplikasi Zoom dan menerapkan protokol kesehatan, pusat apel berlokasi di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Ahad (29/11/2020).

Ikut serta dalam apel yang berbasis virtual tersebut, PC GP Ansor Bangil, dengan digelar di Aula Anisah Foundation.

Pada kesempatan itu, Gus Yaqut selaku Panglima Tertinggi Banser menjadi pemimpin apel langsung dengan menyampaikan beberapa hal yang berkenaan isu-isu nasional, termasuk kasus kerumunan massa di masa pandemi Covid-19 yang terjadi di Petamburan dan lainnya.

Baca Juga:  Gus Muafi: Narkoba Hanya Janjikan Kenikmatan Sesaat

“Cukup Petamburan itu yang pertama dan terakhir. Tidak ada lagi pertemuan-pertemuan yang mengatasnamakan apapun. Karena itu membawa resiko untuk masyarakat,” tegas Gus Yaqut.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Bangil H. Sa’at Muafi usai mengikuti Apel Kebangsaan Virtual yang diikuti 300 Kader Banser Bangil itu menyampaikan, pihaknya mengaku aakan selalu menjaga kondusifitas di wilayah Kabupaten Pasuruan khususnya Bangil.

Menurutnya, kasus yang terjadi di Petamburan tidak boleh terjadi di Bangil. Ia akan mengerahkan sekuat tenaga, bila ada yang masih melawan.

Baca Juga:  EML: Kiprah Pokmaswas Rèng Pasèsèr Patut Diapresiasi

“Kasus Petamburan cukup yang pertama dan terakhir, jangan sampai terjadi di Bangil. Dan kita akan selalu siap melawan bila memang ada pengacau,” kata Gus Afi.

Reporter: Ayyub

Redaktur: Zul