oleh

Padepokan Pagar Nusa Hizbullah Sukses Gelar Training of Trainer

MEDIAJATIM.COM | Pamekasan – Padepokan Pagar Nusa Hizbullah Pamekasan gelar Training Of Trainer (T.O.T) yang dipandu langsung oleh TGA. Wahyu Hidayah, S.Ag, Guru besar Padepokan Pagar Nusa Hizbullah, di Langgar Padepokan Pagar Nusa Hizbullah Pamekasan, Kelurahan Lawangan Daya, RT/RW 001/003, Kec. Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Ahad (29/11/2020).

Acara yang diikuti oleh puluhan peserta tersebut sukses digelar, karena dengan semangat peserta yang tinggi, sehingga acara T.O.T ini berjalan dengan sangat lancar. Kegiatan dimulai dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB.

Aji Pangestu, selaku ketua panitia T.O.T sangat berterimakasih kepada seluruh peserta yang sudi menghadiri acara ini.

“Saya selaku ketua panitia T.O.T, sangat berterimakasih kepada teman-teman semua, karena sudah berpartisipasi dalam acara ini dengan sangat antusias dari kalian semua, dan saya juga berterimakasih sebesar-besarnya, karena tanpa kalian semua, acara ini tidak akan sukses digelar”, ucapnya.

Baca Juga:  Taufik, Penulis Buku Ajar Keislaman Asal Pantura Madura

Aji, sapaan akrabnya, memaparkan harapannya tentang acara ini, tidak lain untuk melestarikan budaya asli Indonesia.

“Semoga dengan adanya acara ini, kita bisa mengenal lebih mendalam tentang budaya pencak silat,” harapnya.

Sementara Aminullah, salah satu peserta T.O.T sekaligus anggota Pagar Nusa berharap generasi muda bisa lebih mengenal budaya Indonesia, termasuk pencak silat.

“Semoga dengan adanya acara T.O.T ini generasi muda bisa mengetahui bahwa Indonesia memiliki budaya sendiri yaitu pencak silat,” tuturnya.

Katanya, sangat penting menguasai seni bela diri. Karena bisa digunakan dalam keadaan mendesak, sehingga terhindar dari sesuatu yang tidak diinginkan terjadi.

Baca Juga:  GP Ansor Bangil Getol Perangi Narkoba

“Alhamdulillah dengan adanya acara ini saya bisa mengetahui teknek bela diri praktis, karena sesuai dengan bela diri praktis dalam satu gerakan bisa menaklukkan lawan, dan setelah mengikuti acara ini saya bisa menguasai teknik yang belum peenah saya pelajari sebelumnya,” ungkapnya.

“Acara ini sungguh langka, karena di Madura sendiri Khususnya di Pamekasan belum pernah ada T.O.T sepengetahuan saya,” pungkas Aminullah.

Reporter: Khoirul Umam

Redaktur: Zul