oleh

Memanfaatkan Karunia Allah adalah Wujud Syukur Kepada-Nya

MEDIAJATIM.COM | Jember – Pasir besi yang bertaburan di sepanjang pantai Paseban dan sekitarnya di Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember merupakan kekayaan alam Indonesia yang tak ternilai harganya. Ia merupakan anugerah Allah bagi bangsa Indonesia untuk kesejahteraan masyarakat. Namun jika tidak dikelola, maka harta itu sama saja dengan tidak ada karena tidak memberikan manfaat ekonomi sedikitpun bagi masyarakat.

“Ini karunia Allah, wajib kita syukuri. Daerah lain belum tentu punya pasir besi. Jember yang dianugerahi kekayaan ini, tidak ada salahnya kita manfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Wujud syukur itu salah satunya adalah memanfaatkannya dengan sebaik mungkin,” ujar mantan Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kencong, Kabupaten Jember, H . Alauddin di kediamannya, Kencong, Jember, Selasa (5/1).

Baca Juga:  Demi Rp1,1 Triliun, Blater Madura Siap Penggal Kepala Presiden AS

Oleh karena itu, inisiatif beberapa pihak untuk memanfaatkan pasir besi di Paseban layak diapresiasi. Sebab penambangan pasir besi itu tidak hanya untuk kepentingan investor, tapi juga berpegaruh pada bergeraknya roda perekonomian masyarakat. Dengan demikian, lambat laun taraf kehidupan masyarakat meningkat.

“Kalau kita makmur, beribadah juga tenang,” jelasnya.

H. Alauddin mengaku yakin penambangan pasir besi di Paseban tak akan mengusik, apalagi merusak lingkungan. Sebab saat ini industri penambangan sudah sangat canggih. Sehingga limbah dan kerusakan lingkungan bisa diminimalisasi. Oleh karena itu, ia berharap agar masyarakat ikut mengawasi jalannya penambangan nanti.

Baca Juga:  PT ADS Pastikan Beri Retribusi untuk Desa Paseban Jember

“Ayo kita bersama-sama mengawasi, terutama masyarakat Paseban dan sekitarnya. Yang penting penambangan jalan dan bisa memberi manfaat. Soal potensi kerusakan bisa kita kawal bersama-sama,” pungkasnya.

Reporter: Vicky MD

Redaktur: A6