oleh

Lesbumi Jember Salurkan Bantuan Korban Banjir Wonoasri Tempurejo

MEDIAJATIM.COM | Jember – Meningkatnya intensitas curah hujan yang mengguyur Kabupaten Jember dalam beberapa hari terakhir membuat beberapa daerah terdampak banjir. Debit air yang melimpah tak dapat dielakkan dan masuk ke pemukiman warga. Dampak banjir yang terparah terjadi di Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo.

Lembaga Seni Budaya Muslimin (Lesbumi) PCNU Jember turut terpanggil untuk menyalurkan bantuan kepada korban yang terdampak banjir. Lembaga yang bergerak di bidang seni dan budaya ini memberikan 200 paket sembako. Paket tersebut diserahkan di posko NU, Rabu (20/1/2021).

Siswanto, S.Pd, M.A., selaku Ketua Lesbumi Jember mangatakan, kebudayaan dan kemanusiaan melekat erat serta tidak dapat dipisahkan. Bahkan, puncak tertinggi kebudayaan adalah kemanusiaan.

Baca Juga:  7 Pengurus Baanar PAC GP Ansor Pragaan Resmi Dikukuhkan

“Sudah selayaknya kami (Lesbumi) juga merasa terpanggil, karena Lesbumi merupakan bagian dari mereka,” ungkapnya.

Paket sembako diterima langsung oleh Lukman Hakim, salah satu tim pasukan khusus Banser Jember. Ia mengucapkan banyak terima kasih atas donasi yang telah diberikan. Menurutnya, Lesbumi Jember merupakan lembaga kedua di bawah naungan pengurus NU yang hadir memberikan bantuan terhadap korban bencana alam.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Lesbumi Jember di posko kami. Dukungan dan bantuan ini pasti sangat bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak banjir,” tuturnya.

Baca Juga:  Ringankan Beban Mahasiswa Kuliah Daring, UIJ Subsidi Internet

Berdasarkan hasil pantauan MediaJatim.com, debit air yang menggenangi rumah warga mulai berkurang. Hal tersebut dikarenakan intensitas curah hujan mulai menurun dalam dua hari terakhir. Namun, stabilitas ekonomi warga masih terganggu.

Menurut salah satu keterangan warga, banjir terjadi akibat normalisasi sungai yang tidak stabil. Beberapa bendungan yang mengaliri beberapa anak sungai tersumbat reranting kayu akibat penebangan pohon dan alih fungsi lahan.

Reporter: F Ahmad

Redaktur: A6