Iklan Stop Rokok Ilegal Sumenep

Komunitas Pemerhati Bahasa dan Budaya Dhu’ remmek Silaturrahim bersama Bupati Pamekasan

  • Bagikan

MEDIAJATIM.COM | Pamekasan – Kamis (21/1/2021), Mandhapah Agung Ronggosukowati Pamekasan terasa lebih indah dengan kehadiran kelompok Dhu’ remmek (Abhundu’ Rembegga Pamékkasân) yang diterima baik oleh Bupati Pamekasan H Baddrut Tamam di ruang peringgitan dalam.

Dengan tetap mematuhi aturan protokol kesehatan peserta memakai masker dan cek suhu tubuh oleh tim Satgas Kabupaten Pamekasan terlebih dahulu sebelum memasuki pelataran pendopo. Sambutan ramah, renyah dan inovatif terasa hangat diterima oleh segenap anggota kelompok Bahasa dan Budaya Madura dengan corak baju batik dan Odeng khasnya. Bupati dengan segudang prestasi yang telah dicapai selama ini sangat mengapresiasi penuh dengan kebanggaan atas kehadiran kelompok Pemerhati Bahasa dan Budaya Madura tersebut.

Stop Rokok Ilegal Sumenep

Ketua Dhu’ remmek Siti Fatimah sangat bersyukur dan bangga hati karena Bupati Pamekasan sangat mengapresiasi dengan adanya komunitas ini dalam melestarikan bahasa dan budaya Madura di tengah kondisi Modernisasi yang kian menjadi.

Baca Juga:  Moh. Zayyadi, Akademisi Muda yang Ciptakan Buku tentang Budaya dan Matematika

“Besar harapan, agar Pemerintah Kabupaten Pamekasan utamanya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Perpustakaan dan kearsipan mensupport langkah positif komunitas Dhu’Remmék dalam melestarikan serta membudayakan kembali bahasa Madura oleh masyarakat Pamekasan khususnya,” jelas perempuan yang saat ini menjabat Kepala SDN Jungcangcang 1 Pamekasan tersebut.

Saat Bupati Pamekasan menerima kunjungan Komunitas Dhu’ remmek di Mandhapah Agung Ronggosukowati, Kamis (21/1/2021). (Foto: Ist)

Sementara “Rato Pamékkasân” yang memiliki gelar Raden Tumenggung (KRT) H Baddrut Tamam Cakrahadipuro menyampaikan, Komunitas Dhu’remmek harus menjadi organisasi pelopor dan penggiat dalam melestarikan bahasa dan budaya Madura dengan melakukan terobosan melalui metode pembaharuan kekinian agar lebih mudah lagi digandrungi oleh anak-anak Pamekasan saat ini (Milenial).

“Semoga dengan semangatnya komunitas Dhu’remmek dalam mensyiarkan kembali bahasa dan budaya Madura menjadi bagian dalam mewujudkan Pameksan Hèbat, Rajjâ, Bhâjjra, tor Parjhugâ,” tegas Bupati Baddrut Tamam.

Baca Juga:  IKBAL Korda Pamekasan Sambut Kedatangan Santri Al-Amien Prenduan

Selain itu Organisasi yang beranggotakan dari semua kalangan ini baik petani, kuli, seniman, guru dan lainnya sangat merasa terkejut, sebab bisa menikmati suasana Mandhapah Agung Ronggosukowati Pamekasan yang rindang dan nyaman bagi semua masyarakat .

Tidak hanya itu kenikmatan luar biasa dirasakan oleh anggota Dhu’rémmék. “Saya seorang Tukang Las merasa sangat senang karena bisa menikmati suasana ruang kerja Bupati Pamekasan dengan menggunakan baju kebanggaan Dhu’remmek ini,” kata Rifa’i, tokoh budaya Macapat Pamekasan asal Pademawu.

Suasana Silaturahmi sekaligus pengukuhan pengurus dan anggota baru Komunitas Dhu’ remmek periode 2021-2023 yang dikukuhkan langsung oleh Bupati Pamekasan pada siang menjelang sore di akhiri dengan senyum Bupati Baddrut Tamam yang menerima ajakan foto serta menjawab pertanyaan anggota komunitas tentang perihal isi di dalam Pendopo.

Reporter: Ist

Redaktur: Zul

Stop Rokok Ilegal
  • Bagikan
WhatsApp chat