oleh

Panen Raya, Inovasi Desa Gagah Tingkatkan Produktivitas Pertanian

MEDIAJATIM.COM | Pamekasan – Upaya meningkatkan produktivitas pertanian yang di kelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) “Adi Warna”, Pemerintah Desa Gagah sukses menggelar Panen Raya Virtual berasama Ditjen Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI, Senin (5/4/202).

Kegiatan yang dikemas dengan Sapa Petani itu menghadirkan pihak Ditjen Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian RI Moh Ismail Wahab, Bupati Pamekasan H. Baddrut Tamam, Dinas terkait dan para tokoh dan petani setempat.

Ditjen Tan. Pangan Kementan RI, Moh Ismail Wahab mengungkapkan, dari data Januari-Desember 2020, hasil produksi padi Provinsi Jawa Timur meningkat 3,8%. Kemudian tahun ini berdasarkan prediksi dari Badan Pusat Statistik Nasional akan mendapatkan produksi kurang lebih 25,3 juta ton.

Baca Juga:  Tarif Listrik Mahal, Warga Pamekasan Mengeluh

“Tahun ini dari Januari hingga Mei, Jatim mengalami penurunan luas lahan pertanian sebesar 0,1%. Termasuk Pamekasan yang semulanya 20000an hektar, sekarang berkurang menjadi 18000an hektar. Akan tetapi yang cukup menggembirakan adalah kontribusi Pamekasan terhadap hasil Produksi se-Jatim masih sangat besar, Alhamdulillah,” tegas Moh Ismail Wahab.

Ia juga menyampaikan, inovasi Desa Gagah, Kecamatan Kadur, Pamekasan ini adalah langkah tepat untuk kemudian memaksimalkan lahan pertanian lingkup desa yang kemudian bisa menyuplai asupan pangan di Kota Pamekasan.

“Ini luar biasa. Saya melihat semangat dari semua stakeholder untuk membangkitkan pertanian kita dengan mengelolanya seinovatif mungkin. Apalagi di tengah pandemi ini; salahsatu cara efektif mempertahankan taraf perekonomian masyarakat adalah dengan memanfaatkan potensi di sektor pertanian,” imbuh Direktur Serelia itu.

Baca Juga:  Jalan Panjang Santri Menjadi Pengusaha

Tidak hanya itu, apresiasi juga disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pamekasan Ajib Abdullah. Ia menuturkan sangat terbantu dengan kegiatan tersebut.

“Sebab dalam upaya meningkatkan daya dan semangat di sektor pertanian betul-betul butuh koordinasi dan inovasi dari pusat hingga desa. Ini sungguh bermanfaat untuk ketahanan pangan kita semua,” tukasnya.

Reporter: Bahrul Rosi

Redaktur: Zul