Iklan Stop Rokok Ilegal Sumenep

HMI IAIN Madura Yasinan, Doakan Korban KRI Nanggala 402

  • Bagikan

MEDIAJATIM.COM | Pamekasan – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pamekasan Komisariat Insan Cita dan Tarbiyah IAIN Madura mendoakan para korban KRI Nanggala 402 yang tenggelam di perairan utara Bali dengan membacakan surat yasin di gedung Graha Insan Cita, Selasa (27/04/2021) malam.

Diketahui, salah satu korban tenggelamnya KRI Nanggala tersebut adalah alumni HMI Fakultas Hukum Universitas Brawijaya tahun 2009, yakni Lettu Imam Adi.

Stop Rokok Ilegal Sumenep

“Ini sebagai bentuk bela sungkawa kami atas musibah yang menimpa para prajurit TNI yang gugur dalam menjalankan tugas membela mengamankan perairan bangsa,” kata Ketua Umum HMI Komisariat Insan Cita IAIN Madura, Ali Makki.

Yasinan dan doa bersama ini digelar setelah Salat Tarawih yang dilanjutkan dengan kegiatan rutin tadarus yang biasa digelar para pengurus dan anggota HMI IAIN Madura.

Baca Juga:  Ini Daftar Kader HMI yang Jadi Wisudawan Terbaik IAIN Madura Tahun Akademik 2020/2021

Para kader HMI IAIN Madura ini juga mengaku berduka atas gugurnya putra terbaik bangsa, para awak KRI Nanggala 402.

“Semoga kanda Imam Adi dan seluruh korban yang lain husnul khotimah. Semoga Allah SWT berkenan menempatkan mereka semua di surga-Nya, Aamiin,” ucapnya.

Selain menggelar doa bersama, para aktivis HMI ini juga menggelar Salat Gaib untuk korban tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402.

Sebelumnya, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsekal Hadi Tjahjanto saat jumpa pers di Base Ops Lanud Ngurah Rai, Badung, Bali, Minggu petang, menyatakan 53 awak kapal KRI Nanggala 402 dinyatakan telah gugur.

Baca Juga:  Tingkatkan Usaha Kreatif, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pamekasan Bina Pelaku Usaha

Kapal selam ini membawa 53 orang yang terdiri atas 49 ABK, seorang komandan satuan, dan tiga personel senjata. Kapal hilang kontak saat komandan pelatihan hendak memberikan otoritas penembakan terpedo.

Dalam jumpa pers di Bali, Sabtu (24/4/2021), Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan status KRI Nanggala 402 telah menjadi subsunk (tenggelam) setelah tim pencari melakukan pencarian selama 72 jam.

Kondisi KRI Nanggala 402 yang karam di perairan utara Pulau Bali pada kedalaman 838 meter di bawah permukaan laut dan terbelah menjadi tiga bagian.

Reporter: Kholisin

Redaktur: Zul

Stop Rokok Ilegal
  • Bagikan
WhatsApp chat