Peringati Nuzulul Quran, ALMASBIR: Pemenuhan Al-Quran Sebagai Sumber Peradaban

  • Bagikan

MEDIAJATIM.COM | Pamekasan – Dalam rangka menyambut malam 17 Ramadhan atau bertepatan dengan hari turunnya Kitab Suci Al-Quran, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Aliansi Mahasiswa As-Syahidul Kabir (ALMASBIR) menggelar kajian secara virtual.

Kegiatan yang mengangkat tema “Peran Al-Quran dalam Membangun Peradaban Manusia” itu ditayangkan langsung melalui channel youtube Almasbir Official, Rabu (28/04/2021) malam.

Dalam acara ini, panitia mengundang Ustaz Syaifullah, Mahasiswa Magister Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IAT) Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) Jakarta, dan dipandu langsung oleh Irwansyah Roni, Sekretaris Jenderal DPP ALMASBIR sebagai moderator.

“Diangkatnya tema ini karena kita melihat Al-Quran yang merupakan mukjizat dzohir dan mukjizat terbesar yang diberikan kepada Nabi Muhammad serta tidak ada keraguan di dalamnya. Sehingga jelas, Al-Quran memberikan sumbangsih positif bagi peradaban manusia,” kata Irwansyah Roni saat membuka diskusi.

Senada dengan itu, dalam penyampaiannya, Ustaz Syaifullah menegaskan, sejak awal diturunkannya hingga saat ini, Al-Quran telah menjadi peran penting dalam membangunan peradaban manusia. Sebelum diturunkannya Al-Quran, manusia sangat jauh dari peradaban dan suka melakukan perbuatan keji.

Baca Juga:  UKM Musik Unira Raih Juara 3 dan Harapan 1 Festival Band Se-Madura

“Oleh karenanya, zaman mereka pada saat itu disebut dengan zaman jahiliyah, yakni zaman yang jauh dari kebaikan, zaman yang tidak masuk akal bagi orang-orang yang menggunakan akalnya. Dengan diturunkannya Al-Quran, maka ia merubah segalanya,” tegas wisuduwan terbaik Sekolah Tinggi Kuliyyatul Quran (STKQ) Al-Hikam Depok tersebut.

Lebih lanjut, alumnus Pondok Pesantren As-Syahidul Kabir itu juga mengungkapkan, hal ini selaras dengan tujuan Al-Quran, salah satunya sebagai petunjuk bagi manusia yang tidak ada keraguan didalamnya, Al-Quran berfungsi sebagai pedoman hidup yang menuntun manusia minazzdulumati ilan nur.

“Tapi dalam pemenuhan Al-Quran sebagai sumber peradaban, perlu adanya dialektika antara manusia dengan Al-Quran itu sendiri. Perlu adanya kesadaran dari umat muslim, bahwasanya Al-Quran bukan hanya dibaca, akan tetapi perlu untuk dikaji bersama,” tuturnya.

Baca Juga:  Datangkan Jebolan S3 Turki, ALMASBIR Gelar Bedah Buku 'Agar Tak Salah Jalan'

Sementara itu, Ketua Umum DPP ALMASBIR, Kholisin Susanto berharap, melalui momentum ini kita sebagai masyarakat yang beragama, sangat tepat untuk kembali kepada Allah SWT dan kembali kepada Al-Quran. Mengokohkan keimanan dan meningkatkan peribadatan.

“Melalui kajian ini kita akan mengingat dan memahami khasanah keilmuan dalam Al-Quran dengan harapan akan menguatkan kita dalam menjalankan misi pengawasan sebagai bagian dari konsep ibadah yang menyeluruh,” harapnya.

“Malam ini menjadi malam yang penuh dengan keberkahan, di mana Allah SWT akan melipat gandakan pahala Muslim yang beribadah dan para malaikat juga diyakini turun ke bumi.” Tandasnya.

Reporter: Kherus

Redaktur: Zul

  • Bagikan
WhatsApp chat