Iklan Stop Rokok Ilegal Sumenep

Dapat DBHCHT Rp2 M, RSUD Waru Manfaatkan untuk 3 Hal

  • Bagikan
RSUD Waru bertekad kian memaksimalkan pelayanan usai mendapat alokasi DBHCHT sebesar Rp2 miliar. (Foto: Ali Wafa)

MEDIAJATIM.COM | PAMEKASAN -Salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) yang mendapat alokasi dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2021 yaitu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waru sebesar Rp2 miliar. Direktur RSUD Waru dr. Hendarto menjelaskan, dana itu akan dipakai sesuai dengan peruntukannya.

Pemanfaatannya untuk tiga hal, yaitu: Rp900 juta untuk pengadaan obat-obatan sebanyak 195 paket, Rp900 juta untuk pengadaan bahan habis pakai (BHP) sebanyak 180 paket dan Rp200 juta untuk pemeliharaan rutin dan berkala alat kesehatan (alkes) sebanyak 31 kali.

Stop Rokok Ilegal Sumenep

Proses pengadaan telah dilakukan. Bahkan, 60 persen pengadaan obat dan BHP telah terealisasi. “Obat-obat sudah dilakukan melalui e-katalog. Jadi untuk paket yang sudah sesusai sudah proses. Kemudian ada beberapa obat yang sudah dikirim,” ungkap Hendarto.

Baca Juga:  Bupati Pamekasan Turun Langsung Tinjau Jalan Ambles

Pada tahun sebelumnya, lanjut Hendarto, pihaknya juga mendapat alokasi DBHCT. Semuanya dipakai untuk pengadaan alkes. Tahun ini tidak ada anggaran untuk pengadaan alkes. Malinkan untuk perbaikan alkes dan kalibrasi.
Menurutnya, DBHCT sangat bermanfaat bagi RSUD Waru yang terbilang baru berdiri. Dia pihaknya berharap bisa mendapat alokasi DBHCHT kembali untuk memenuhi kebutuhan pengembangan rumah sakit pada aspek aspek lainnya. Terutama untuk kebutuhan alkes.

Untuk mengembangkan RSUD Waru, pihaknya telah menyiapkan beberapa perencanan jangka panjang. Misalnya untuk meningkatkan mutu pelayanan, dengan minimal invasif. Saat ini pihaknya menerapkan sistem aplikasi perencanaan terintegrasi (siteri).

“Melalui sistem ini tim perencanaan mulai bekerja mengusulkan program secara terencana. Misalnya untuk pengadaan tahun depan, sudah diusulkan tahun ini. Tidak dadakan,” jelas Hendarto.

Reporter: Zul

Redaktur: A6

Stop Rokok Ilegal
  • Bagikan
WhatsApp chat