KMP Yunincee Tenggelam di Selat Bali, 33 Penumpang Ditemukan Selamat

  • Bagikan

MEDIA JATIM | Banyuwangi – Kapal Motor Penumpang (KMP) Yunicee tenggelam di perairan Selat Bali, Selasa, sekitar Pukul 19.06 WITA. Dalam proses evakuasi, 33 penumpang telah ditemukan dan dinyatakan selamat. Pemaparan tersebut disampaikan Letkol Eko Yuli Purwanto Komandan Kodim 0825 Banyuwangi di kawasan pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Selasa (29/06/2021) malam.

Menurut perwira AD asal Semarang itu KMP Yunicee melayani angkutan penyeberangan Ketapang – Gilimanuk. Sambil mengantre penambatan untuk menyandar terjadi laka kemudian akhirnya terjadi tenggelam.

“Data awal penumpang yang ada di situ jumlahnya 53. Terdiri dari 12 ABK dan 41 penumpang. Sementara kita datanya seperti itu,” jelas Letkol Yuli Eko Purwanto, ke sejumlah media.

Selanjutnya informasi dari KSOP Gilimanuk 6 orang meninggal dunia, dan 14 orang masih dalam proses pencarian.

“Semoga 14 penumpang masih bisa kita temukan oleh tim Basarnas dan rekan-rekan Angkatan Laut (AL). Penyebab kecelakaan kita tidak bisa menduga-duga untuk sementara karena  faktor cuaca. Informasinya ketinggian ombak sekitar 4 meter,”pungkas Dandim 0825 Banyuwangi.

Sementara itu berdasarkan informasi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar melaksanakan Operasi  SAR Musibah pelayaran terhadap KMP Yunicee yang terseret arus dan tenggelam di perairan pelabuhan Gilimanuk pada Selasa, (29 /06/ 2021)

Kronologi kejadian, Selasa, 29 juni 2021 sekitar pukul 19.06 WITA, Hendra anggota TNI AL Gilimanuk melaporkan bahwa ada kapal terbawa arus ke selatan dari pelabuhan Gilimanuk, miring dan langsung tenggelam diselatan Pelabuhan Gilimanuk. Sampai saat ini belum diketahui secara pasti jumlah korban dalam musibah di selatan perairan Pelabuhan Gilimanuk.

Pukul 19.50 WITA Tim Rescue Pos SAR Jembrana dan Buleleng bergerak menuju LKP Pelabuhan Gilimanuk, dilengkapu peralatan utama (Alut) 2 unit Rescue Car Type II, 1 unit RIB 05 Denpasar, 1 unit Emergency Personal manpack, Palsar air,  APD Covid lengkap, dan peralatan komunikasi dan peralatan pendukung lainnya.

Reporter : Yudi Irawan

Redaktur : Sulaiman

Baca Juga:  Bantah Isu Santet, Warga Banyuwangi Ini Sumpah Pocong
  • Bagikan
WhatsApp chat