Dorong Dosen Jadi Profesor, Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Gelar Workshop Kepenulisan

  • Bagikan

MEDIAJATIM.COM | Jember – Dalam rangka meningkatkan produktifitas para dosen di bidang penelitian tingkat internasional, Fakultas Syariah UIN KHAS Jember menyelenggarakan workshop kepenulisan artikel ilmiah, Jumat (5/11/2021). Workshop yang mengusung tema “Orientasi Kepenulisan Artikel Internasional Bereputasi (Scopus)” itu digelar di aula Lantai 2 Fakultas Syariah UIN KHAS Jember dengan diikuti oleh 30 dosen.

Acara tersebut dimaksudkan untuk memberi bekal peserta sekaligus sebagai motivasi agar mereka bisa produktif dalam penelitian ilmiah di tingkat internasional. Artikel ilmiah bereputasi internasional merupakan target dan capaian yang cukup tinggi bagi kalangan akademis.

“Semoga dengan adanya acara ini akan dapat mempercepat para dosen Fakultas Syariah UIN KHAS Jember yang sudah doktor agar cepat menjadi guru besar,” ucap Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, Prof Harisudin saat memberikan sambutan.

Ia menambahkan bahwa artikel ilmiah yang bereputasi Scopus menjadi syarat formiil guna mendapat gelar guru besar. Karena itu, ia berharap agar workshop tersebut benar-benar dimanfaatkan oleh peserta untuk meningkatkan kapasitas kepenulisannya dalam menjabarkan sebuah penelitian.

Baca Juga:  STEI-MM Kukuhkan Puluhan Sarjana Ekonomi dan Akuntansi

“Kami berharap setelah ikut workshop ini, peserta bisa mengaplikasikan ilmunya sehingga bisa cepat jadi profesor,” harapnya.

Salah seorang narasumber, Prof.Dafik menegaskan bahwa tugas dosen bukan cuma mengajar tapi juga melakukan penelitian.

“Dosen itu adalah guru plus peneliti. Maka kita itu pakar dalam hal keilmuan. Dengan demikian maka perlulah untuk terus meneliti dan publikasi artikel ilmiah,” ungkapnya.

Ia menerangkan, publikasi artikel ilmiah adalah suatu hal yang sangat penting untuk kompetensi sebagai tenaga pengajar dan reputasi yang baik. Katanya, research merupakan kegitan ilmiah yang sistematis untuk mengkaji, menemukan fakta, dan menginterpretasikan serta memprediksikan kejadian.

“Trend publikasi artikel ilmiah Indonesia di kancah internasional menunjukkan trend positif dan terus meningkat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Cegah Plagiarisme, Rektor IAIN Madura Keluarkan Surat Edaran

Sementara itu, narasumber lain, Ika Hesti Agustin, menjelaskan tentang teknis submission mulai dari pembuatan akun google scholar, orcid hingga scopus.

“Penting dan keharusan untuk tenaga pendidik untuk memiliki akun-akun tersebut guna mempermudah publikasi dan sebagai database yang mudah diakses,” jelasnya.

Selain menyampaikan materi terkait teknis pembuatan akun dan submission, Ika juga memberikan beberapa contoh daftar jurnal Islam Indonesia yang sudah bereputasi internasional, seperti Studi Islamika, Indonesian Journal of Islam and Muslim Socieites, QIJIS dan lainnya.

Dosen Universitas Jember itu juga memberikan tips dan trik dalam menurunkan prosentase similarity. Setidaknya terdapat dua cara, yaitu dengan bantuan software atau dengan cara manual.

“Kendati dapat menggunakan bantuan software, penulis juga tetap mengecek ulang tata bahasa,” pungkasnya.

Reporter: Aryudi AR

Redaktur: Zul

  • Bagikan
WhatsApp chat