D. Zawawi Imron Dorong Mahasiswa UIN KHAS Jember Kembangkan Potensi Diri

  • Bagikan

MEDIAJATIM.COM | Jember – Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Achmad Siddiq (UIN KHAS), Jember Jawa Timur terus menggelar kegiatan untuk meningkatkan wawasan dan daya saing mahasiswanya. Kali ini menggelar webinar nasional dengan tema “Personal Branding dan Pengembangan Potensi Diri untuk Meraih Kesuksesan Karir”. Webinar tersebut digelar di aula Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, Sabtu (13/11/2021).

Dua narasumber dihadirkan dalam webinar yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Hukum Keluarga Fakultas Syariah UIN KHAS Jember itu. Keduanya adalah D. Zawawi Imron dan Novelis Khilma Anis.

Dalam kesempatan itu, D. Zawawi Imron memberi peringatan keras terhadap anak muda yang malas dalam belajar. Sebab, anak muda adalah sosok yang seharusnya haus kepada ilmu. Seraya mengutip Imam Syafi’i, Zawawi menyatakan bahwa orang-orang yang bodoh tidak punya wawasan, mereka adalah orang-orang yang mati sebelum dikubur. Sedangkan, orang cendekia yang mempunyai ilmu dan wawasan, dia sebenarnya tidak mati.

Baca Juga:  Ideal Place to Discover a Wife

“Kalau ada anak muda malas belajar, angkatlah takbir 3x sebagai gendang kematian,” ujarnya.

Menurutnya, tidak boleh ada rasa takut dalam melangkah. Ketakutan hanya menjadi momok dalam mengembangkan diri. Karena itu, ketakutan dan keraguan perlu dihilangkan agar dapat melangkah maju.

“Dalam mengembangkan potensi diri, seseorang haruslah mempunyai hati yang bersih, baik hati, seperti kata Sunan Drajat iso rumonso, ojo rumangsa iso,” pungkas Zawawi.

Sedangkan Khilma Anis menegaskan, setidaknya terdapat tiga hal yang harus dikuasai agar mencapai kesuksesan. Yakni aset diri, aset kapital, aset karunia. Dari ketiga aset tersebut, yang berkaitan dengan personal branding ialah pada aset diri. Seseorang harus mengetahui bagaimana kemampuan dirinya.

Baca Juga:  Comparing Core Details In What Is Nature Vs Nurture Essay

Kata Khilma, pentingnya personal branding terletak pada kepercayaan orang. Orang bijak berkata ‘kalau orang suka kepadamu dia akan mendengarkanmu, orang yang mempercayaimu dia akan mengajakmu kerjasama’.

“Ada tiga cara yaitu mencintai diri sendiri, memetik kemampuan yang melekat pada diri, dan pikul dukur mendem jero,” ungkap penulis novel Hati Suhita itu.

Reporter: Aryudi AR

Redaktur: A6

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat